Suara.com - Seorang siswa SMA Advent Gemah 7 Ambon bernama Asrandi Alfons tewas setelah ditikam Julian Aprilianto Markus, tukang ojek pangkalan di kawasan Mangga Dua Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (27/1/2019) dini hari. Nyawa remaja berusia 17 tahun itu akhirnya lenyap setelah menerima luka tusuk di bagian rusuk kiri.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Pulau Ambon Ipda Julkisno Kaisupy menjelaskan, aksi penikam itu berawal saat korban dan empat rekannya mendatangi pangkalan ojek Mangga Dua. Saat sedang di lokasi, tiba-tiba rekan pelaku bernama Albert Alfons membuat keributan. Sambil dalam kondisi mabuk, rekan pelaku meminta agar korban dan empat rekannya angkat kaki dari pangkalan ojek tersebut.
Julkisno menyampaikan, ketika itu sempat terjadi percekcokan mulut karena korban dan empat rekannya tak segera meninggalkan pangkalan ojek tersebut. Buntut dari ribut mulut itu, Julian tiba-tiba menusuk korban saat sedang melerai keributan. Selain itu, pelaku juga menusuk teman korban bernama Roky Frans.
"Korban Alfons ini berusaha melerai karena melihat rekannya ditikam tersangka, namun saat itu juga tersangka menikam korban Alfons," kata Julkisno seperti diberitakan Terasmaluku.com--jaringan Suara.com, kemarin.
Tak butuh waktu lama, polisi akhirnya membekuk Julian aliasn Ian Gajah. Penangkapan itu dilakukan setelah pelaku melarikan diri seusai membunuh pelajar tersebut. Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan di kantor polisi. Dalam kasus ini, polisi juga masih memburu pelaku lain yang ikut melakukan kekerasan yang mengakibatkan Alfons meninggal dunia. Sumber: Terasmaluku.com
Berita Terkait
-
Tewas Digorok di Ranjang, Jajuli Ternyata Dibunuh Istri dan Kekasih Gelap
-
Berawal Ribut Mulut Sama Polisi, Jupri Tewas Ditikam Sangkur Anggota Dishub
-
Usai Membunuh, Junaidi Berakting ke Polisi Istrinya Tewas Bunuh Diri
-
Perempuan Misterius Tipu Puluhan Orang Bermodus 'Arisan Duel'
-
Terombang-ambing di Laut Maluku, Penumpang KM Tiga Bersaudara Selamat
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya