Suara.com - Rekayasa yang dilakukan Junaidi (23) untuk menutupi kasus pembunuhan istrinya, Alika Septiana Sari (23) akhirnya bisa diungkap polisi. Awalnya, pelaku sempat mengelabui aparat polisi dengan menyebut jika tewasnya sang istri karena bunuh diri.
Kapolsek Sekampungudik Iptu Sudarli seperti dikutip Saibumi.com--jaringan Suara.com, Seni (21/1/2019), menyampaikan, kasus pembunuhan itu terungkap setelah polisi menemukan ada kejanggalan dari jasad korban. Sebab, kata Sudarli, Alika diduga tewas karena dibunuh karena ditemukam bekas sayatan senjata tajam di leher korban.
"Usai melihat jenazah korban, anggota kami curiga melihat sayatan luka dileher korban," kata Sudarli, kemarin.
Terkait adanya kejanggalan itu, polisi akhirnya mencari keberadaaan Junaidi dan menangkapnya. Saat dibekuk, kata dia, Junaidi akhirnya mengakui jika telah membunuh istrinya.
"Awalnya pelaku mengaku istrinya bunuh diri. Setelah anggota kami mendesak barulah pelaku mengakui telah membunuh istrinya," ungkapnya.
Saat ditangkap, petugas lalu memindahkan penahanan Junaidi ke Polres Lampung Timur. Menurutnya, alasan pemindahan itu untuk mengantisipasi adanya amukan warga kepada pelaku. Saat ini, polisi juga masih mendalami motif Junaidi saat menghabisi nyawa istrinya.
"Sudah kami titipkan pelakunya di Polres," kata dia.
Sumber: Saibumi.com
Baca Juga: Kabur dari TK demi Beri Kejutan Ibu, Dua Bocah Kedinginan dan Jarinya Beku
Berita Terkait
-
Kasus Mayat dalam Tong, Begini Detik-detik Karyawan Bunuh Bos Laundry
-
Karyawan Bunuh Bos Laundry karena Sakit Hati Diusir dari Ruko
-
Bos Laundry yang Tewas dalam Tong Ternyata Dibunuh Karyawan Sendiri
-
Tewas Bugil di TPU, Tia Ternyata Dibunuh Berondong Selingkuhan
-
Menolak Bersetubuh di Pemakaman, Tia Dibunuh Sang Pacar
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun