Suara.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin, Hasto Kristiyanto, menilai kubu rivalnya, Prabowo – Sandiaga kembali membuat sandiwara baru saat berkampanye.
Menurut Hasto, kunjungan Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Uno ke Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu disisipi sandiwara.
Hal itu merujuk foto yang beredar di media-media sosial, yang menunjukkan Sandiaga Uno tengah berbincang dengan seorang lelaki berlumur lumpur. Disebutkan, lelaki itu adalah korban banjir.
Namun, dalam foto lainnya, tampak lelaki itu hanya berlumur lumpur pada badan bagian depan. Sementara tubuh bagian belakangnya bersih dari lumpur.
"Dari laporan yang kami terima, di Makasar Itu sandiwara Uno jilid dua," kata Hasto saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).
Ia mengatakan, sandiwara Sandiaga Uno jilid satu adalah video yang menunjukkan seorang wanita menangis tersedu-sedu meminta foto bersama Sandiaga. Ternyata, wanita dalam video itu adah Caleg PAN.
"Rakyat bisa melihat mana tangisan benaran, lumpur benaran dan polesan mana, rakyat melihat. Kalau sukanya panggung sandiwara, itu urusan sana," ungkap Hasto.
Berbeda dengan tim pemenangan Jokowi-Maruf, Hasto meyakini timnya menjauhi upaya politik sandiwara seperti yang dilakukan Sandiaga.
"Kalau kami senangnya yang riil. Kami enggak suka playing victim, itu bukan model kami. Tapi hati kami terbuka untuk mendengarkan jeritan rakyat.”
Baca Juga: Ditemukan Linglung di Musala UNS, 6 Wanita Berhijab Ini Lupa Nama Sendiri
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta