Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mempunyai pandangan yang sama dengan Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid (HNW), soal pelibatan cucu presiden Joko Widodo Jan Ethes yang sering muncul di hadapan publik.
Menurut Fadli, Jokowi telah mengekspolitasi anak dengan sering membawa Jan Ethes dalam kegiatan kerja kepresidenan.
"Kalau dalam tugas ada protokoler sendiri sebagai presiden, dan jangan bawa anak-anak, dieksploitasi untuk kepentingan politik," kata Fadli Zon di Kantor DPP Gerindra, Rabu (30/1/2019).
Fadli juga menyarankan Jokowi untuk bisa memisahkan kegiatan pribadi, calon presiden, atau presiden.
"Pak Jokowi kan kadang-kadang tidak bisa memisahkan mana sebagai presiden, capres, dan pribadi. Harusnya dipisahkan karena itu menyangkut berbagai protokol dan sebagainya," jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid menjadi sasaran perundungan banyak orang, lantaran mempersoalkan Jan Ethes yang kerap berada di dekat Presiden sekaligus Capres petahana Jokowi.
Perundungan itu berawal ketika Wakil Ketua MPR RI tersebut mengunggah tulisan di akun Twitter miliknya, @hnurwahid, Jumat (25/1) pekan lalu.
"Ini Jan Ethes yang pernah sebut Jokowi, kakeknya, sebagai artis ya? Tapi bagaimana kalau ini jadi legitimasi pelibatan anak-anak dalam kampanye? Bagaimana Bawaslu RI, masih bisa berlaku adil kah?” kecam Hidayat Nur Wahid.
Baca Juga: Top 3: Artis Prostitusi Resmi Ditahan, Heran Dituduh Suami Selingkuh
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Viral Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Diduga Rp 700 Ribu per Pasang, KPK Lakukan Kajian
-
Cak Imin Andalkan UMKM dan Ekraf Tekan Kemiskinan hingga 5 Persen
-
Aksi 4 Mei: Kala Mahasiswi Pertanyakan Nurani Penguasa Soal Nasib Guru Honorer
-
India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini
-
Terkuak! Ini Alasan Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Tukang Buah di Kalimalang hingga Luka Serius
-
Mendagri Tekankan 3 Rambu Utama Penguatan Perpukadesi
-
Tak Mau Ambil Risiko 'Barang Mewah' Disalahgunakan, Polda Jatim Musnahkan 22 Kg Kokain Kolombia!
-
Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja, Menaker Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial
-
Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?
-
Panggil Pegawai DJBC Salisa Asmoaji, KPK Endus Adanya 'Uang Pelicin' dalam Pengurusan Cukai Rokok