Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa ribuan relawan yang mengikuti acara jalan sehat Roemah Djoeang di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019). Dalam kesempatan itu, Prabowo sempat memberikan topi koboi kesayangannya kepada salah satu relawan.
Prabowo mengungkapkan, tidak bisa melakukan pidato berbau kampanye saat itu. Sebagai gantinya, dirinya malah menawarkan topi koboi kesayangannya yang berwarna khaki.
"Saudara-saudara, jadi saya tidak bisa panjang lebar, minta maaf, bagaimana topi saya bagus nggak? Sayang, topinya hanya satu. Bagaimana caranya ini," kata Prabowo sembari melepaskan topi dari kepalanya.
Para relawan yang ingin mendapatkan topi koboi itu banyak yang meminta dirinya untuk melemparkan topi kesayangannya. Namun, Prabowo khawatir karena melihat emak-emak yang tiba-tiba rusuh kalau topi itu dilemparkan ke arah relawan.
"Kalau saya lempar takut robek-robek. Ternyata emak-emak ini luar biasa keras tangannya. Kalau dikasih tangan nggak mau dilepas, ini karena gemas atau apa?" ujar Prabowo disambut derai tawa emak-emak.
Tidak ingin melihat relawannya rusuh, akhirnya Prabowo memilih salah satu relawan lansia untuk diberikan topi koboinya. Relawan itu bernama Amir, warga asal Cempaka Putih.
"Ini ada orang yang sudah sepuh mewakili kalian semua," ucapnya.
Pada kesempatan itu Prabowo sempat mengungkapkan bahwa topi itu merupakan produksi asli Indonesia yakni dari kota Bandung. Namun dirinya enggan memberikan informasi soal penjual topi itu.
Baca Juga: WN Belanda Kelahiran Gaza Tuntut Pejabat Israel di Mahkamah Internasional
"Ini buatan Indonesia, ini buatan Bandung tapi alamatnya nggak saya kasih karena harus lewat saya kalau mau," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Duduk Bareng Jokowi, Kiai Maimoen Zubair 'Kepleset' Doakan Prabowo
-
Ribuan Relawan Prabowo - Sandiaga Putihkan Lapangan Banteng
-
Jalan Sehat Relawan Roemah Djoeang, Tangan Prabowo Jadi Rebutan Emak-emak
-
Ribuan Pendukung Prabowo-Sandiaga Turun ke Jalan, Lalin Ditutup Sementara
-
Banyak Pendukung Terjerat Kasus Hukum, Begini Sikap Kubu Prabowo
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis