News / Nasional
Sabtu, 02 Februari 2019 | 06:50 WIB
Wakil Ketua Umum BPN Prabowo - Sandiaga, Eddy Soeparno (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Eddy Soeparno enggan berpikir negatif terkait adanya beberapa anggota BPN serta pendukung yang diseret ke jalur hukum.

Namun ia mengingatkan agar penegak hukum bisa bertindak adil dengan sejumlah laporan yang ditujukan kepada sejumlah pendukung Capres–Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi – Ma'ruf Amin.

Eddy mengungkapkan, pihak BPN Prabowo tetap meyakinkan diri kasus yang menjerat Ahmad Dhani, Buni Yani serta Rocky Gerung tidak dipolitisir. BPN juga menyerahkan kepada pihak penegak hukum untuk bisa memprosesnya secara adil.

“Kami tidak percaya atau tidak mau percaya bahwa ada unsur politisasi di situ dan kami akan serahkan itu sesuai asas hukum yang berlaku dan kami ingin keadilan ditegakkan," ujar Eddy di Prabowo – Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2019).

Di sisi lain, seandainya ada laporan-laporan yang berkaitan dengan pihak kubu lawan dalam hal ini kubu Jokowi – Maruf Amin, Eddy berpesan untuk tidak dibiarkan begitu saja.

Berbicara soal Rocky Gerung yang baru saja diperiksa di Polda Metro Jaya atas laporan dugaan penistaan agama, Eddy menegaskan bahwa para pendukung Rocky Gerung pasti menilai pemeriksaan yang dilakukan kepada ahli filsafat tersebut tentu berlebihan.

"Saya pikir itu suatu kerugian, kerugian bagi pihak yang dipersepsikan menjudge Rocky secara tidak adil," ujar dia.

Load More