Suara.com - Sebanyak 3 pemerkosa tewas misterius dengan luka yang sama di bagian leher. Sang pembunuh menuliskan pesan yang sama di leher mereka.
Dalam pesan itu bertuliskan jika lelaki yang ditewas itu adalah pemerkosa. Bahkan si pembunuh menuliskan nama korban perkosaan.
Sejauh ini sudah ditemukan 3 pemerkosa di Bangladesh, India. Jumat (1/2/2019) kemarin saja ditemukan di Jalakathi. Mayat itu bernama Rakib.
"Saya adalah pemerkosa Pirojpur Bhandaria (nama korban), Rakib. Ini adalah hukuman untuk pemerkosaan. Hati-hati pemerkosa," begitu tulisa pesan di pembunuh.
Dalam catatan polisi Rakib adalah salah satu tersangka dalam kasus pemerkosaan seorang siswi di Bhandaria Upazila.
Sebelum ditemukan Rakib, polisi sempat menemukan mayat Sajal Jomaddar. Lelaki 28 tahun itu ditemukan di sebuah persawahan di desa Boltala pada 26 Januari lalu.
“Saya Sajal. Saya adalah pemerkosa (nama korban). Ini hukuman saya," begitu isi pesan pembunuh yang dituliskan di leher Sajal.
Sementara pada 18 Januari, mayat Ripon ditemukan di Amin Model Town di Savar. Ketika polisi mencapai tempat itu, mereka menemukan sebuah catatan yang berbunyi: "Saya adalah terdakwa utama dalam kasus pemerkosaan" di lehernya.
Ripon dituduh sebagai dalang dalam kerusuhan seorang pekerja RMG berusia 14 tahun yang telah meninggal pada 8 Januari. (indianexpress)
Baca Juga: Jurnalis dan Mahasiswa di Bali Aksi Desak Cabut Remisi Pembunuh Wartawan
Berita Terkait
-
Menkumham: Pembunuh Wartawan Bali Berkelakuan Baik di Penjara
-
Gadis Diperkosa Sembari Digunduli Pacar, Pemilik Kos Usir Wartawan
-
Pemerkosa Siswi: Dia Masih Perawan, Bisa Jadi Obat Sakit Raja Singa Saya
-
Rekonstruksi di Kontrakan Keluarga Gaban, Haris Lakukan 37 Adegan
-
Dua Kali Beli Rokok Dilayani Haris, Pembunuh Sadis Keluarga Gaban
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan