Suara.com - Calon Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto akan banyak berinteraksi di Debat Pilpres 2019 kedua, 17 Febuari 2019 besok. Sebab Komisi Pemilihan Umum atau KPU memperbanyak interaksi keduanya.
Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi menjelaskan di segmen 2 sampai 5 semuanya dalam bentuk dialog. Jadi sangat dimungkinkan masing-masing capres bertanya kepada capres lain.
Debat kedua yang hanya akan dijalani antarcapres ini, dibagi dalam enam segmen, yaitu segmen pertama berupa penyampaian visi-misi, segmen kedua dan ketiga berupa pertanyaan dari tim panelis. Kemudian, segmen keempat berupa debat eksploratif dengan pemantik diskusi berupa tayangan video singkat yang disiapkan tim panelis, segmen kelima kedua capres saling mengajukan pertanyaan bebas dan segmen keenam pernyataan penutup.
Pramono menyampaikan setiap pertanyaan yang diajukan masing-masing capres dalam dialog atau interaksi, tetap harus mengacu pada tema debat kedua yaitu isu energi, pangan, infrastruktur, sumberdaya alam dan lingkungan hidup.
Adapun menurut Pramono, persiapan debat kedua sudah mencapai 90 persen, mulai dari keberadaan tim panelis, moderator, daftar pertanyaan, teknis penyelenggaraan, pengamanan, dan lain-lain. Debat kedua akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta 17 Februari 2019 dengan mengambil tema energi, pangan, infrastruktur, sumberdaya alam dan lingkungan hidup.
Debat kedua hanya akan dijalani para capres yakni Jokowi dan Prabowo Subianto. Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon yakni nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. (Antara)
Berita Terkait
-
Fahri Hamzah: Narasi Ekonomi Bocor Prabowo Mendalam dan Kuat
-
Slamet Maarif Tersangka Pidana Pemilu, PA 212 Kaitkan dengan Iklan Jokowi
-
Tiga Pemuda Hampir Babak Belur Digebuki Pendukung Jokowi karena Pose 2 Jari
-
CEK FAKTA: Hoaks Ribuan Orang Sambut Prabowo di Bandung
-
Ketum PA 212 Jadi Tersangka, Begini Reaksi Kubu Jokowi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis