Suara.com - Mardiyan gantung diri menggunakan tali sepatu karena dilarang pacaran dengan janda. Janda yang dicintai Mardiyan sudah mempunyai seorang anak.
Penemuan mayat Mardiyan setelah seorang teman satu kontrakannya curiga lelaki 24 tahun itu tak kunjung keluar dari kamar mandi. Setelah di lihat, ternyata Mardiyan sudah terbujur kaku dalam keadaan tergantung.
"Karena merasa curiga terhadap korban yang sedang mandi namun tak kunjung selesai, pada pukul 23.00 WIB saksi mengecek kamar mandi dan mendapati korban dalam keadaan tergantung di dalam kamar mandi dengan menggunakan tali sepatu," ujar Kanit Reskrim Polsek Cilincing AKP Suharto saat dikonfirmasi, Rabu (13/2/2019).
Mardiyan gantung diri di kamar mandi kontrakannya di Gang SMA 83, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara pada Selasa (12/2/2019).
"Korban senang dengan perempuan itu, namun tidak diperbolehkan oleh ibunya karena perempuan tersebut berstatus janda anak satu," kata AKP Suharto.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Polisi hanya menemukan bekas jeratan tali di leher korban. Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka di Cirebon, Jawa Barat, untuk dimakamkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu
-
Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
-
Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa