Suara.com - Terdakwa kasus narkotika Richard Muljadi didampingi oleh istrinya yang baru dinikahinya 1 Februari lalu, Shalvynne Chang saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019).
Shalvynne Chang terlihat menggunakan baju berwarna putih dengan kacamata. Ia terlihat cukup rileks dengan berbincang-bincang ke saudara disebelahnya sambil menunggu jalannya sidang putusan yang akan dijatuhkan majelis hakim kepada suamninya.
Selain sang istri, Richard juga ditemani pengacaranya Baso Fakhruddin bersama 14 anggota kelurga dan rekannya.
Mereka sudah menunggu diruang sidang sejak pukul 11.00 WIB dan sidang baru dimulai pukul 15.00 WIB.
Namun sidang putusan itu ditunda ditunda satu minggu, atau akan dibuka pada Kamis (21/2/2019) mendatang. Ini dikarenakan ketua majelis hakim berhalangan hadir karena sakit.
"Karena ketua majelis hakim sakit, maka sidang vonis tidak bisa dibacakan. Kalau ketua majelis yang berhalangan tidak bisa diganti," kata anggota majelis hakim Mery Taat Anggarasih singkat.
Raut kecewa terlintas di wajah Shalvynne setelah mendengar pengumuman dari anggota majelis hakim karena mereka sudah menunggu lama.
Setelah itu Shalvynne turut mengantarkan Ricard kembali ke sel tahanan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Baca Juga: Rayakan Valentine Day di Hotel, 6 Pasangan Kumpul Kebo Digelandang
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru