Suara.com - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso menjamin debat Capres kedua akan berlangsung seru. Priyo menganggap Prabowo sudah layak disebut sebagai profesor karena menguasai banyak bidang yang akan dibahas dalam debat.
Priyo mengatakan Ketua Umum Partai Gerindra itu rajin membaca buku. Ia mengklaim intelektual Prabowo seharusnya sudah bisa dikategorikan sebagai profesor.
"Seungguhnya beberapa profesor katakan bahwa Prabowo sudah layak untuk jadi Profesor, Doktor, termasuk di bidang yang akan didebatkan," kata Priyo saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2019).
Politisi Partai Berkarya itu juga menjamin akan ada kejutan dari Prabowo Subianto saat debat capres kedua yang membahas tema energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, serta infrastruktur.
"Nanti akan ada kejutan karena beliau kuasai bidang. Masalah pangan, energi, energi terbarukan, konsentrasi beliau yang akan bangun swasembada pangan, swasembada energi, swasembada air. Itu kata2 kunci dan ada dipikiran beliau," jelasnya.
Priyo menambahkan, Prabowo belakangan sering bertemu dengan akademisi dan profesor untuk menyerap sejumlah masukan jelang debat capres kedua yang akan berlangsung pada 17 Februari mendatang.
"Hari-hari ini beliau terima akademisi dan profesor, sepekan ini ya, beliau terima masukan. Tapi di bidang ini Prabowo sangat menguasai, jangan under estimate," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar