Suara.com - Seorang ibu bersama dua anaknya tertimpa bangunan rumahnya yang roboh akibat diterjang angin puting beliung di di Dusun Sumber Gambi Kidul, Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Peristiwa itu terjadi saat Erwin (36) dan dua anaknya, yakni Bela (2,5) dan Evan (7) sedang tertidur di dalam kamar pada Minggu (17/2/2019) malam.
Mohammad Koyum menyampaikan peristiwa puting beliung itu terjadi saat turun hujan, Tiba-tiba, kata Koyum, datang angin berputar yang menyapu rumahnya hingga ambruk rata dengan tanah. Erwin yang sedang tiduran bersama dua anaknya di kamar tidak sempat keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.
"Istri saya tidak sempat keluar. Dia tertimpa reruntuhan bangunan bersama anak saya yang paling kecil. Sementara anak pertama saya melindungi oleh ibunya. Beruntung mereka bisa selamat. Hanya luka memar saja,” kata Koyum seperti diwartakan Beritajatim.com.
Rumah Mohammad Koyum hancur rata dengan tanah. Barang-barangnya tertimbun reruntuhan. Hanya beberapa barang yang berhasil diselamatkan seperti sebuah TV, speaker aktif dan pakaian. Mereka pun harus mengungsi untuk sementara waktu.
Bencana angin puting beliung ini melanda satu dusun. Pepohonan banyak yang tumbang. Sementara atap rumah warga beterbangan. Pemerintah Desa Sonorejo memastikan, satu rumah warga rusak berat dan lima lainnya mengalami kerusakan ringan di bagian atap dan kanopi. “Kerugian materi sementara sekitar 50 juta. Kami masih melakukan pendataan,” kata Agus Sujarwo, selaku Plt Kades Sonorejo.
Sementara itu, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri bersama aparat kepolisian, TNI melakukan penyisiran ke rumah-rumah terdampak bencana. Untuk pembersihan reruntuhan bangunan akan dilakukan esok hari, mengingat kondisi sudah malam dan gelap.
Sumber: Beritajatim.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan
-
KPK Periksa Mantan Wakil Bupati Pati hingga Sejumlah Kepala Desa Terkait Dugaan Pemeresan Sudewo Cs
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Mahfud MD Geram Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak WNA, Setuju Sanksi Cabut Beasiswa
-
Jaksa Tetap Tuntut Marcella Santoso 17 Tahun Penjara Terkait Kasus Suap Minyak Goreng
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia