Suara.com - Presiden Joko Widodo atua Jokowi terang-terangan membagikan foto-fotonya saat melakukan kunjungan kerja di peninjauan simulasi tanggap bencana di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Senin (18/2/2019). Jokowi datang bukan sebagai calon presiden.
Jokowi mengatakan foto itu sebagai ganti bagi-bagi sepeda. Sebab sejak menjadi capres, Jokowi dilarang bagi-bagi sepeda.
Jokowi membagikan dua album foto kepada peserta sosialisasi tentang edukasi bencana yang diselenggarakan Taruna Tanggap Bencana (Tagana). Ternyata dua Album foto yang dibagikannya berisi beberapa foto kegiatan tanggap bencana.
“Foto kalau di jual, dapat sepeda, karena belakangnya ada nama Istana Negara nya,” kata Jokowi usai meninjau simulasi tanggap bencana.
Jokowi yang baru saja berdebat dengan Prabowo pada debat putaran kedua ini mengaku telah pensiun melakukan bagi-bagi sepeda kepada masyarakat saat melakukan kunjungan.
“Biasanya saya bagi-bagi sepeda, tapi sekarang nggak boleh, dekat Pilpres,”akunya.
Pantauan dilapangan, setelah bagi-bagi foto, Jokowi juga meninjau Kampung Siaga Bencana yang letaknya tidak jauh dari lokasi, dilanjutkan dengan berfoto-foto bersama anggota Tagana lalu sebelum pergi meninggalkan lokasi.
Berita Terkait
-
Mengukur Pemahaman Prabowo Tentang Unicorn
-
Fadli Zon Yakin Jokowi Niat Serang Pribadi Prabowo di Debat Pilpres
-
Tim Prabowo: Jokowi Pencet-pencet Pulpen, Mencet Kuping saat Debat
-
Ada Isu Jokowi Pakai Earphone saat Debat Beredar, TKN Langsung Bantah
-
10 Kumpulan Cek Fakta Ucapan Jokowi dan Prabowo di Debat Capres Tadi Malam
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor