Suara.com - Juru bicara Tim Kampanya Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin, Eriko Sotarduga memberikan masukan kepada pihak KPU untuk debat Capres dan Cawapres berikutnya. Eriko megatakan, seharusnya masyarakat yang menonton debat capres diberikan ruang untuk berinteraksi langsung.
"Membuat acara katakanlah satu minggu dua kali sesuai format TV atau format media online atau media cetak, silakan saja menggali lebih jauh. Sehingga pada saat debat nanti masyarakat yang bertanya untuk topik yang ditentukan," ujar Eriko di Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019).
Menurutnya hal tersebut bisa dijadikan keterwakilan masyarakat dalam menguji kapasitas dan kapabilitas calon pemimpinya. Namun posisi ini tidak serta merta menghilangkan posisi panelis dalam debat.
"Apakah panelis boleh bertanya tentu ada usulan seperti itu, apakah moderator boleh bertanya ya silakan saja, sah0-sah saja. Tapi ini mewakili dari gambaran masyarakat yang ada," terangnya.
Politikus PDIP ini kemudian menilai berjalanya debat kedua kemarin sudah lebih baik dari sebelumnya. Ini menandakan bukti masyarakat mulai menaruh perhatian terhadap kualitas calon pemimpinya.
"Sebenarnya debat ini sudah jauh lebih baik dari debat pertama. Tetapi bisa lebih ditingkatkan lagi. Sehingga peran serta masyarakat didalam debat ini juga semakin besar," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard