Suara.com - Polisi membekuk seorang pelajar SMP berinsial DR (15) terkait kasus pembunuhan terhadap JR di Empat Lawang, Palembang Sumatera Selatan. JR tewas dengan luka tusuk di bagian perut usai terlibat duel dengan pelaku di Desa Panduh Raksa, Empat Lawang pada Sabtu (23/2/2019).
"Insiden ini terjadi di luar sekolah, motif perkelahian apa sedang ditindaklanjuti," kata Kapolres Empat Lawang, AKBP Eko Yudi seperti dikutip Antara, Senin (25/2/2019).
Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, sebelum hari nahas itu telah terjadi perkelahian di antara keduanya. Saat itu, pelaku dikeroyok korban bersama beberapa temannya. "Saat itu pelaku berhasil lari," ucap dia.
Lantas, pada keesokan harinya, keduanya bertemu lagi saat pulang sekolah. Saat itu pelaku menusuk korban.
Dalam kondisi berlumuran darah, kemudian korban langsung dibawa ke Puskesmas terdekat oleh warga dan polisi. Namun, nyawa JR tidak tertolong dan meninggal saat akan dirujuk ke RSUD Empat Lawang.
Atas kejadian tersebut, polisi bergerak cepat memburu pelaku. DR kemudian ditangkap di rumahnya Desa Puntang di Empat Lawang.
Pelaku saat ini mendekam di sel tahanan Mapolres Empat Lawang serta terancam Pasal 351 ayat (3) KUHP dan 338 KUHP.
Berita Terkait
-
3 Emak-emak Dibekuk Terkait Kasus Kampanye Hitam Jokowi-Maruf di Karawang
-
Istri Pertama Lapor Polisi, Bawa Anak Jenguk Suami di Penjara
-
Wakili Indonesia, Dua Pelajar SMP Menang Lomba Lukis Lingkungan di Jepang
-
Gasak Uang 278 Investor, Bos PT Papan Utama Indonesia Jadi Tersangka
-
Setahun Berkeliaran Jadi Garong, Tolib Akhirnya Tumbang Kena Bedil Polisi
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!