Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Dahnil Anzar Simanjuntak mengklaim capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sedari awal berkomitmen untuk membela ulama. Menurut Dahnil, salah satu komitmen itu adalah niatan Prabowo untuk memulangkan Habib Rizieq Shihab apabila menang di Pilpres 2019.
Dia menyebutkan alasan Prabowo mau menjemput Rizieq dari Arab Saudi ke tanah air lantaran pimpinan FPI itu dianggap menjadi korban kriminalisasi.
"Bagi kita terang apa yang dialami oleh Habib Rizieq adalah kriminalisasi," kata Dahnil saat dihubungi wartawan, Rabu (27/2/2019).
Habib Rizieq bermukim di Mekkah, Arab Saudi sejak 2017 silam dengan alasan menunaikan ibadah umrah. Saat itu Habib Rizieq sedang terhadang kasus dugaan pornografi di situs baladacintarizieq bersama wanita bernama Firza Husein.
Dahnil mengira kalau Habib Rizieq memang tidak memiliki rencana untuk kembali pulang ke tanah air setelah lama tinggal di Mekkah selama 2 tahun lamanya. Akan tetapi Dahnil kemudian mengetahui kalau Habib Rizieq dikabarkan dihalang-halangi oleh pihak tertentu sehingga tidak bisa pulang.
"Ada pihak tertentu yang menghalang-halangi beliau agar bisa kembali ke Indonesia," ujarnya.
"Kami tahu persis Habib Rizieq ingin sekali kembali ke Indonesia dan kembali berkumpul dengan umat," pungkasnya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto menegaskan akan menjemput Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab jikalau menang di Pemilihan Presiden 2019. Prabowo menilai selama ini Habib Rizieq telah didzolimi oleh pihak yang tidak menyukainya.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat bersilahturahmi dengan pimpinan Ponpes Mamba’ul Ulum Raden Kiyai Haji Mohammad Tohir Zain beserta para ulama, santri dan masyarakat Pamekasan di Ponpes Mamba’ul Ulum, Bata-bata, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (27/2/2019). Pada kesempatan itu Prabowo mengatakan akan menjemput Habib Rizieq dengan pesawat.
Baca Juga: Keren Gila, Skill Dewa Cesc Fabregas Sampai Bikin Pemain Lyon Tertipu
"Dalam ijtima yang ke dua saya sudah mengatakan begitu saya menang saya akan mengembalikan Habib Rizieq Shihab kembali. Saya akan kirim pesawat saya sendiri untuk menjemput beliau. Beliau di fitnah dan dzolimi," kata Prabowo.
Berita Terkait
-
Video Viral Panggil 'You' ke Kiai, Sandiaga: Prabowo Memulaikan Para Ulama
-
Wiranto Tantang Prabowo Sumpah Pocong, BPN: Ngeri Amat, Panik Atau Stres?
-
Geram Dituduh Pakai Lahan Prabowo, Eks Kombatan GAM Polisikan Sandiaga Uno
-
Ke Ponpes Sumenep Naik Helikopter, Prabowo Ungkit Kesalahan Elit Bangsa
-
3 Sindiran Rizieq Shihab Terhadap Pemerintahan Jokowi di Munajat 212
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan