Suara.com - Suara.com - Kasus pembunuhan sadis yang dilakukan AS (33) terhadap istri dan anaknya, AP (30) dan A, dilakukan dengan cara membabi buta. Bahkan, anak pelaku yang masih berusia kurang dari 40 hari sempat meregang nyawa di lutut ayahnya.
Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Dadi Perdana Putra mengatakan anak pelaku yang meninggal dalam peristiwa tersebut sempat meregang nyawa di tengah amarah AS kepada AP.
"Untuk bayi sendiri, hasil saat diperiksa sudah meninggal dunia. Jika hasil keterangan dari tersangka, karena akibat tertekan oleh dengkul tersangka saat terjadi keributan. Kita akan terus dalami," katanya, Senin (4/3/2019).
Sementara itu, Dadi juga mengungkapkan, penganiayaan yang dilakukan terhadap AS yang tewas di tangan pelaku. Dari hasil keterangan tersangka, pelaku kesal karena korban menolak diajak untuk berhubungan badan.
Berdasarkan pemeriksaan di lokasi kejadian, Dadi mengatakan tidak menemukan adanya benda tajam yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban.
"Keterangan saksi, pelaku melakukan pemukulan berulang-ulang ke arah wajah korban dan jatuh dari tempat tidur. Setelah itu, tersangka menginjak seputaran wajah korban lebih jelasnya hasil otopsi," ujarnya.
Sampai saat ini, polisi sudah menemukan beberapa barang bukti saat peristiwa pembunuhan tersebut berlangsung dan juga memeriksa beberapa saksi.
"Kita sedang dalami, beberapa saksi sudah kita periksa termasuk beberapa barang bukti seperti baju korban, baju tersangka, sprei yang ada bercak darahnya," tuturnya.
Baca Juga: Lama Bungkam, Mourinho Akhirnya Beberkan Alasan Chelsea Jual Salah
Berita Terkait
-
Tolak Main di Ranjang, Bayi Arni Diduga Tewas Diinjak-injak Suami
-
Menangis Usai Bunuh Istri dan Bayinya, Arni Sempat Bilang Korban Kesetrum
-
Pemicu Suami Bunuh Istri dan Bayi di Blitar Diduga karena Halusinasi
-
Diduga Tolak Berhubungan Intim, Pria Ini Tega Bunuh Istri
-
Perempuan Ditemukan Tewas dalam Posisi Duduk di Kloset Sedang BAB
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah
-
5 Low pH Cleanser Lokal yang Aman untuk Kulit Sensitif, Cuma Rp30 Ribuan!
-
Cushion Skintific Paling Bagus yang Mana? Ini Perbedaan Kemasan Biru, Pink, Hijau, dan Gold
-
Menemukan Ruang Sunyi dalam Selamat Menunaikan Puisi Karya Joko Pinurbo
-
Air Mawar Viva Bisa Mencerahkan Wajah? Cek Klaimnya dan Review Pengguna
-
Alarm Buat KPK! Eks Penyidik Desak Perketat Pengawasan Usai Pegawai Bocorkan Kasus