Suara.com - Nardi alias Nardian (38), warga Sumbermanggis, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, Jawa Timur tega membunuh istri dan anak balitanya. Kini ia telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan tersebut.
Diduga, Nardi membunuh istri dan anak balitanya karena halusinasi.
"Ya benar, kami menerima hasil observasi kejiwaan yang, antara lain, menyinggung masalah pemicu pembunuhan tersebut. Tapi kami, penyidik akan tetap memproses kasus ini," ujar Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha, Senin (4/3/2019).
Sebelumnya, dokter spesialis kejiwaan yang sudah memeriksa kejiwaan Nardi di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Dokter Roni Subagyo mengatakan, bahwa Nardi sempat mengaku ada halusinasi sebelum dia membunuh istri dan anaknya.
“Dari observasi psikologi awal, tersangka menunjukkan indikasi gangguan kejiwaan. Saat kita tanya kronologis kejadian, tersangka mengaku melihat bayangan istrinya tengah berselingkuh dengan pria lain,” ujarnya pekan lalu.
Nardi membunuh Sri Dewi (29), istrinya, dan Vika Nadira (7 bulan), anaknya, pada malam hari (16/2) di depan rumah. Dikejar Nardi dengan pisau di tangan, Sri lari keluar rumah. Diduga tidak berani menuruni tangga di depan rumahnya dalam situasi gelap dan hujan deras, beberapa detik kemudian Sri dan Nadira didapati keluarga dan warga tergeletak tewas di hadapan Nardi.
Polisi menyatakan, terdapat sembilan luka tusuk di tubuh Sri dan enam di tubuh balita Vika.
Anissullah mengatakan, polisi hingga kini masih belum bisa mendapatkan banyak keterangan dari Nardi lantaran kondisi kejiwaannya. Pekan lalu, Nardi dikirim ke Rumah Sakit Jiwa Lawang, Kabupaten Malang untuk menjalani pengobatan.
"Begitu pihak RSJ menyatakan Nardi bisa dimintai keterangan, maka proses hukumnya akan segera berlanjut," ujar dia.
Baca Juga: Sadis! Suami Ngamuk Bunuh Istri dan Anak Bayinya karena Menolak Cerai
Kontributor : Agus H
Berita Terkait
-
Setengah Pemohon SIM C di Blitar Tak Lulus, Polisi Coaching Clinic
-
Minta Dinikahi Resmi, Perempuan di Sumbar Tewas Ditikam Suami Siri
-
Kesal Dituduh Mencuri, Ijur Tusuk Ade sampai Tewas di Halaman Kampus
-
Dilarang Poligami, Muhammad Jaini Bunuh Istrinya Sendiri
-
Sering Di-bully sampai Diludahi, Huda Bunuh Temannya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Ketegangan Selat Hormuz Memanas Kembali, Iran Serang Zona Industri Minyak Uni Emirat Arab
-
Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya
-
Ade Armando Ungkap Alasan Mengundurkan Diri dari PSI: Ada yang Ingin Menghabisi Saya dan Partai
-
Kapal Sipil Oman di Selat Hormuz Ditembak Kapal Perang Amerika Serikat, 5 Orang Tewas
-
Diperiksa Soal Kasus Pemerasan THR, Plt Bupati Cilacap Bersumpah: Demi Allah, Saya Nggak Tahu
-
Sampaikan Laporan Akhir ke Presiden, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas Setebal 3.000 Halaman
-
Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Proaktif Lindungi Korban
-
Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global
-
Jual Video Asusila via Telegram, Pasangan Muda di Kediri Ditangkap Polisi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI