Suara.com - Sedikitnya 496 orang telah meninggal akibat Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) sejak awal wabah tersebut pada akhir Juli tahun lalu, kata Kementerian Kesehatan di negeri itu pada Senin.
Di antara 894 kasus demam berdarah yang dilaporkan, 829 kasus dikonfirmasi sebagai kasus Ebola, kata kementerian tersebut.
Sebanyak 31 orang masih menjalani perawatan karena penyakit itu, sementara 302 orang telah pulih dari virus tersebut di negara Afrika Tengah itu, demikian seperti dilansir dari Kantor Berita Anadolu, Selasa (5/3/2019).
Sebanyak 65 orang meninggal setelah serangan demam berdarah, tapi tak bisa diabsahkan apakah mereka meninggal akibat Ebola.
Sebanyak 85.226 orang diberi vaksin anti-Ebola di negeri tersebut sebagai bagian dari kegiatan yang dimulai pada 8 Agustus.
Ebola --demam tropis yang pertama kali muncul pada 1076 di Sudan dan Republik Demokratik Kongo-- dapat menular ke manusia dari hewan buas.
Virus penyakit itu juga dilaporkan dapat menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang tertular atau orang yang telah menyerah pada virus tersebut.
Ebola mengakibatkan ketakutan global pada 2014, ketika wabah terburuk di dunia menyebar di Afrika Barat, dan menewaskan lebih dari 11.300 orang serta menyerang sebanyak 28.600 orang saat virus penyakit itu menyerang Liberia, Guinea dan Sierra Leone.
Baca Juga: Andi Arief Ditangkap, Politisi PDIP Minta Jangan Dikaitkan dengan Politik
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen