Suara.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto akan melakukan Safari Kebangsaan X PDI Perjuangan di Aceh pada 6 - 9 Maret 2019. Dalam kunjungannya tersebut, Hasto mengaku mendapat usulan untuk menengok lahan ribuan hektare yang dikuasai Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di Aceh.
"Ternyata (rencana kunjungan) di Aceh besok mendapat respon yang sangat positif. Bahkan ada yang mengusulkan 'Pak Hasto datang ke 120 ribu hektare lahan Pak Prabowo'," ujar Hasto usai menyambangi kediaman Cawapres Ma'ruf Amin di Jalan Situbondo 12, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2019).
Meski demikian, Hasto dan rombongan tidak akan berkunjung ke lahan yang dikelola Prabowo. Hasto mengatakan dirinya hanya akan mendengarkan aspirasi masyarakat setempat.
"Tapi kami enggak dateng ke sana, kami cukup mendengarkan seluruh aspirasi masyarakat Aceh," ungkapnya.
Sekjen PDI Perjuangan ini menerangkan, kunjungannya ke rumah Ma'ruf Amin untuk meminta doa restu pada Cawapres pendamping Jokowi sebelum melakukan safari politik besok.
"Sekaligus melaporkan kepada beliau soal survei yang terakhir kemudian juga terkait dengan agenda-agenda ke depan. Besok kami rencanakan ke Aceh kami ditemani oleh Habib Soleh dan Pak Ali Asegaf, Kiai Haji Zainal Arifin, semua akan mendampingi," kata Hasto.
Berita Terkait
-
Kalau Jokowi Tak Didiskualifikasi, Eggi Sudjana Bakal Duduki Kantor Bawaslu
-
Di Istana, PGI Bicara Dukungan Umat Kristiani di Pemilu 2019 dengan Jokowi
-
Andi Arief Terjerat Kasus Narkoba, Fahri Hamzah Sebut Pemerintah Akan Rugi
-
Menang Terus di Survei, Jokowi Belum Tentu Kalahkan Prabowo karena Ini
-
'Berantem', Kaesang dan Gibran Diomeli Jokowi di Twitter
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM