Suara.com - Para pedagang korban kebakaran Pasar Blok A Kebayoran Baru akan dipindah ke Pasar Pondok Indah. Lokasinya tidak jauh, masih di Jakarta Selatan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sampai kini ada 60 pedagang yang terdata mendapatkan santunan permodalan akibat kebakaran. Santunan itu akan diberikan secepatnya.
"Kita siapkan tempat pengganti sementara, akan kita musyawarahkan siang ini agar suasananya lebih tenang. Ancar-ancar sementara sekarang ke Pasar Pondok Indah," kata Anies saat meninjau lokasi kebakaran.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan bantuan Rp 10 juta ke pedagang korban kebakaran Pasar Blok A. Uang itu akan dibagikan ke 60 pegadang pemilik kios.
Uang itu sebagai pembiayaan permodalan. Sehingga bisa jadi modal awal untuk mereka memulai usaha.
"Jadi kami tidak lepas tangan itu bukti Pasar Jaya tidak lepas tangan," kata Anies.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) menyebut pihaknya menerima laporan sekitar pukul 04.35 WIB dan saat ini sudah diturunkan puluhan unit pemadam kebakaran. (Antara)
Baca Juga: Pemprov DKI Kasih Santunan Rp 10 Juta ke Korban Kebakaran Pasar Blok A
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Kasih Santunan Rp 10 Juta ke Korban Kebakaran Pasar Blok A
-
Api Berhasil Padam, 414 Kios Pasar Blok A Terdampak Kebakaran
-
Pasar Blok A Kebayoran Baru Terbakar, 25 Mobil Damkar Diturunkan
-
Senin Dini Hari, Gudang Dekat Garuda Indonesia Cengkareng Terbakar
-
FACE of JAKARTA: Mereka yang Pantang Pulang Sebelum Padam
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless