Suara.com - Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang atau Kalapas Cipinang Hendra Ekaputra memastikan Pimpinan redaksi atau Pimred Obor Rakyat Setiyardi Budiono tidak dipenjara lagi. Setiyardi Budiono masih menjalani cuti bersyarat di luar penjara.
Hendra menjelaskan sempat terjadi kesalahan komunikasi dengan Setiyardi Budiono terkait isu penahanannya kembali. Setiyardi Budiono sempat datang lagi ke Lapas Cipinang hanya untuk melapor. Namun, ada kesalahan prosedur dalam laporannya.
"Tidak ada, kita tidak menahan pimred Obor Rakyat. Ia masih cuti seperti seharusnya. Yang bersangkutan sempat melapor, tapi ada kesalahan dalam pelaporannya," ujar Hendra saat dihubungi oleh Suara.com, Jumat (08/03/2019).
Sebelumnya dalam akun Facebook Setyardi Budiono, dia menyebutkan jika akan dipenjara kembali, Kamis (7/3/2019) kemarin. Setyardi Budiono mengaku permohonan cuti bersyaratnya dibatalkan. Setyardi Budiono baru saja cuti bersyarat Januari 2019 lalu.
Dalam Facebooknya, Setyardi Budiono cerita izin cuti bersyarat Setyardi mendadak dibatalkan. Alhasil, Kamis (7/3/2019), atau sehari menjelang penerbitan kembali Tabloid Obor Rakyat, ia harus masuk lagi ke penjara. Padahal, semestinya, cuti bersyarat Setyardi habis pada tanggal 8 Mei 2019.
"Assalamualaikum Wr Wb. Saya tak bisa hadir di acara Obor Rakyat Reborn!, hari ini saya kembali masuk LP Cipinang. Pemerintah membatalkan cuti bersyarat saya," tulisnya.
Ia juga mengungkapkan, dalam surat itu alasan pembatalan cuti bersyarat adalah dirinya dianggap meresahkan.
Berita Terkait
-
Dipenjara Lagi, Pimred Setiyardi Sumbang Makanan Launching Obor Rakyat
-
Pemred Dipenjara Lagi, Tabloid Obor Rakyat Batal Diluncurkan Hari Ini
-
Pemred Obor Rakyat Kembalikan Uang Pelanggan dan Bagi-bagi Makanan
-
Pemred Obor Rakyat Cari Wartawan yang Berlatar Aktivis
-
Berkantor Pusat di Solo, Pemred Obor Rakyat: Jawa Harus Diperhitungkan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum
-
Desak Dokumen AMDAL RDF Rorotan Dibuka, DPRD DKI: Jangan Ada yang Ditutupi!
-
Diterjang Banjir, Begini Upaya Pulihkan Trauma UMKM Perempuan di Aceh dan Sumatra
-
Mengenal RDF Plant Rorotan: Mesin Pengolah Sampah Jakarta yang Berusaha Keras Hilangkan Bau Busuk
-
Pigai Minta Isu Reshuffle Kabinet Tak Digoreng, Tegaskan Pernyataan Mensesneg Valid
-
Habiskan Anggaran Rp1,3 Triliun, DPRD DKI Sebut Perencanaan RDF Rorotan Tak Matang
-
Diperiksa Bareskrim, Pandji Pragiwaksono Dicecar Puluhan Pertanyaan Soal Ujaran ke Masyarakat Toraja
-
Diduga Cabuli Gadis yang Sedang Pingsan, Guru Besar UIN Palopo Resmi Dinonaktifkan dan 5 Faktanya
-
Ratusan Ribu Pil 'Setan' Disita di Jakbar, Polisi: Pemicu Tawuran dan Kenakalan Remaja
-
Presiden Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat Program Prioritas di Rakornas Pusat - Daerah 2026