Suara.com - Kecelakaan kerja mengerikan dialami seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Blitar di Taiwan. Kulit kepalanya dikabarkan terkelupas akibat rambutnya terlilit mesin di pabrik tempatnya bekerja.
Keterangan tersebut datang dari sebuah grup Facebook yang menjadi wadah komunikasi dan saling tukar informasi antar TKI asal Blitar dan diunggah sebuah akun Mamiek Mamiek, Sabtu (9/3/2019).
Dalam unggahannya, dijelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi karena rambut panjang TKI bernama Asrori tersebut terlilit pada mesin yang dia operasikan sehingga membuat kulit kepalanya terkelupas.
Menyertakan unggahan foto Asrori, asal Desa Ringinanom Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar, sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Kota Tainan, Taiwan. Akun Mamiek Mamiek juga menuliskan keterangan bahwa kulit muka Asrori juga mengalami pengelupasan.
Dari unggahan foto tersebut terlihat seseorang sedang menjalani perawatan medis intensif dengan hampir seluruh bagian kepala dan wajah dibalut perban. Selang bantuan pernafasan juga terpasang di mulutnya.
Pengecekan pada database di Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SISKOTKLN) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Blitar ditemukan, nama dan asal seorang TKI yang cocok dengan informasi korban yang diunggah di grup Facebook tersebut. Operator SISKOTKLN, Jarun, menunjukkan seorang TKI bernama Moh. Asrori, warga Desa Ringinanom RT 2 RW 2 Kecamatan Udanawu.
"Di sini hanya tertulis bahwa Asrori bekerja sebagai operator di sebuah pabrik pengolahan di Taiwan," ujar Jarun kepada suara.com, Sabtu (9/3).
Kontributor : Agus H
Baca Juga: Kecelakaan Kerja Meningkat 40 Persen di Tahun 2018
Berita Terkait
-
Tawur Kasanga Umat Hindu, Antusiasme Warga Blitar Saksikan Pawai Ogoh-ogoh
-
Puluhan Ogoh-ogoh Warnai Ritual Tawur Kasanga di Blitar
-
Kementan Pastikan Kestabilan Harga dan Pasokan Jagung Pakan Ternak
-
Pemicu Suami Bunuh Istri dan Bayi di Blitar Diduga karena Halusinasi
-
Setengah Pemohon SIM C di Blitar Tak Lulus, Polisi Coaching Clinic
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah