Suara.com - Satu rumah di Jalan Cendrawasih Kelurahan Pancuran Bambu Kota Sibolga Sumatera Utara dikabarkan dikepung Tim Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror 88, Selasa (12/3/2019)
Pengepungan dilakukan menyusul adanya ledakan yang diduga kuat merupakan bom di sekitar lokasi tersebut.
“Rumah itu meledak sekitar pukul 15.30 WIB. Telinga saya sempat berdengung ketika mendengar ledakan dan menciderai beberapa orang termasuk diantaranya ada petugas,” kata seorang warga sekitar .
Menurut informasi yang dihimpun, Tim Densus 88 berupaya mengamankan rumah yang diduga kuat dihuni oleh teroris di Jalan Cendrawasih.
“Kalau lebih jelasnya mengenai rumah yang meledak itu, saya kurang tahu. Tapi rumah itu disebut milik keluarga Uppang,” tuturnya.
Sebelumnya, warga Kota Sibolga dikejutkan dengan ledakan dahsyat yang terjadi di wilayah tersebut. Ledakan tersebut terjadi tepat beberapa hari sebelum Presiden Joko Widodo dijadwalkan berkunjung ke kota tersebut.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti asal ledakan tersebut, namun warga dilarang mendekati lokasi ledakan hingga radius 200 meter.
Berita Terkait
-
Eks Napi Terorisme Harry Kuncoro Ditangkap Saat Hendak ke Suriah
-
Densus 88 Buru Pelaku Teror Pembakaran Mobil dan Motor di Semarang
-
Rumah 2 Pimpinan KPK Dilempar Bom Molotov, Polisi Bentuk Tim Khusus
-
Antisipasi Teror, Densus 88 Disiagakan Saat Malam Tahun Baru
-
Selama 2018 Ada 17 Kali Aksi Teror, 396 Tersangka Teroris Ditangkap
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI
-
Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana
-
MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon