Suara.com - Dinas Perhubungan Kota Bandung bantah melakukan monopoli terkait penerapan sistem angkutan bersama atau Carpooling untuk para PNS. Untuk menerapakannya, Dishub Kota Bandung menggaet penyedia jasa trasnportasi online yakni Grab.
Kepala Dishub Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan, kerja sama dengan Grab masih dalam tahap uji coba. Selain itu, pihak Grab sendiri yang meminta bekerja sama dengan Dishub Kota Bandung untuk menggarap carpooling itu.
"Carpooling ini tidak monopoli, sekarang kalau misalnya Grab melakukan pengajuan untuk uji coba terus saya memaksa-maksa aplikasi lain dan dia nggak mau masa saya paksa," ujar Didi di Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/3/2019).
Untuk diketahui, kebijakan carpooling tengah dilakukan uji coba di Dishub Kota Bandung. Setiap ASN khususnya yang berkantor di Dishub diimbau untuk menggunakan angkutan Grab saat berangkat dan pulang kerja.
Didi menerangkan, wacana penerapan program tersebut juga dilirik oleh Gojek.
"Kemarin Gojek sudah mulai juga tertarik. Bagi kami positif banyak penyelenggara juga. Sekarang kalau angkot mau carpooling ya positif juga, karena segmentasi masyarakat sangat beragam. Bagi kami positif kalau banyak pihak yang terlibat dalam pelayanan carpooling," lanjutnya.
Didi menuturkan, carpooling merupakan sistem yang digagas Dishub untuk mengurai kemacetan di kota Kembang.
Ia kemudian membantah dengan tegas isu liar yang berkembang di masyarakat kalau kebijakan carpooling itu seolah-olah mewajibkan ASN menggunakan Grab saat pergi dan pulang kerja.
Kerja sama yang digagas Dishub dengan Grab, kata dia, hanya dalam rangka uji coba carpooling. Uji coba itu dilakukan selama 5 hari sejak Senin, 11 Maret hingga Jumat 15 Maret 2019 mendatang.
Baca Juga: BPN Tuding Kubu 01 Alihkan Perhatian Massa Agar Tak Nonton Debat Ketiga
"Sebetulnya dengan Grab itu uji coba 5 hari di Dishub, kedua yang namanya denda itu seolah-olah Perwal terhadap seluruh masyarakat seluruh ASN, padahal nggak itu konteksnya di Dishub saja," kata dia.
Denda itu, kata dia, bertujuan agar ASN Dishub mau mencoba menggunakan fasilitas carpooling. Pasalnya, ketika ada inovasi baru kebanyakan orang enggan untuk mencoba dan lebih memilih zona nyaman saja menggunakan kendaraan pribadi saat pergi ngantor.
"Untuk merasakan bahwa carpooling itu bermanfaat maka harus mencoba. Nah itu salah satunya kenapa kemarin di kalangan kita Dishub diadakan gimmick diadakan denda, tujuannya supaya mereka ikut, bukan mengarah dendanya," jelasnya.
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian