Suara.com - Sebanyak 11 perempuan pekerja seks komersial yang terjaring razia di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, direndam di kolam air.
Kesebelas PSK tersebut terjaring razia aparat Polsek Wamena Kota di sejumlah kawasan, yakni pertigaan Pikey dan Homhom, Senin (11/3) awal pekan ini.
Setelah dimintakan keterangan, polisi membawa PSK itu ke kantor Bupati Jayawijaya dan direndam dalam kolam kompleks tersebut.
Alasan polisi, sanksi tersebut untuk memberikan efek jera terhadap PSK tersebut yang ternyata bukan warga asli sana.
Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar AM Kamal, Selasa (12/3/2019), mengatakan belasan PSK tersebut dibawa ke Wamena oleh mucikari berinisial M.
“Kini, mucikari M kami jerat dengan dugaan melakukan praktik perdagangan perempuan,” kata Kamal, seperti diberitakan Kabarpapua.co—jaringan Suara.com.
Ia menjelaskan, M diduga mendatangkan belasan PSK dari luar Papua. Kekinian, belasan PSK itu akan dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta
-
Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai
-
Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service
-
Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong
-
Kisah Ramadan Pertama Para Mualaf: Antara Adaptasi, Haru, dan War Takjil
-
Bahlil Mantap Nyaleg 2029: Wartawan Jangan Tanya Lagi, Saya Caleg!
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI