Suara.com - Bachtiar, tiba - tiba terjatuh di dalam ruangan sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019). Salah satu tim penasehat hukum terdakwa Lucas itu diduga terkena serangan jantung.
Peristiwa tersebut terjadi, ketika korban sedang menunggu antrian sidang untuk terdakwa Lucas terkait kasus usaha perintangan penyidikan terhadap Chairman PT. Paramount Enterprise, Eddy Sindoro.
"Itu salah satu penasehat hukum kami dalam perkara Pak Lucas," kata saksi Irwan salah satu tim Penasehat Hukum Lucas, Rabu (13/3/2019).
"Kami lagi menonton sidang. Kami menunggu antrian sidang tiba- tiba rekan kami terkena serangan jatung, langsung jatuh (korban)," Irwan menambahkan
Irwan menyebut kondisi korban ketika terjatuh sudah tak sadarkan diri. Adapun dari celana korban pun juga sudah mengeluarakan air seni.
Sementara itu, Kepala Pengamanan Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, dari Polisi Sektor Kemayoran Inspektur Satu (Iptu), Suparno mengatakan korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Husada, Jakarta Barat.
"Iya, tadi pas sudah sampai rumah sakit, diperiksa korban dinyatakan meninggal, serangan Jantung," ujar Suparno dilokasi.
Berita Terkait
-
Dituntut 12 Tahun Penjara, Lucas: Saya Duga Ada Dendam dan Ketidaksenangan
-
Menderita karena Jaksa, Eddy Sindoro: Saya sampai Berseru pada Tuhan
-
JPU KPK Keberatan Terdakwa Eddy Sindoro Hadirkan Pendeta di Sidang
-
Suap DAK, Anggota DPR Amin Santono Divonis 8 Tahun Penjara
-
Eddy Sindoro Didakwa Suap Panitera PN Jakpus, Ini Besarannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar