Suara.com - Empat remaja di Kota Cilegon yang diduga kumpul kebo diamankan petugas gabungan dalam operasi yustisi yang digelar di Kecamatan Jombang, Kamis (14/3/2019).
Kepala Satpol PP Kota Cilegon Juhadi M Syukur mengatakan razia tersebut dalam rangka menertibkan administrasi kependudukan para penghuni indekos karena kebanyakan para penghuni rumah kontrakan merupakan warga pendatang.
Juhadi mengemukakan dalam razia tersebut ditemukan dua pasang remaja yang diduga bukan suami istri kepergok berada di dalam ruangan.
"Kita data ada sebanyak 50 penghuni indekos tak memiliki KTP Cilegon dan domisili. Ada juga dua pasangan remaja bukan muhrim," katanya.
Lebih lanjut, ia juga mengemukakan razia juga dilaksanakan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan seperti peredaran narkoba dan terorisme.
Juhadi melanjutkan, warga yang terjaring dalam operasi tersebut dibawa ke Kantor Kecamatan Jombang untuk didata dan diberikan pembinaan.
"Untuk pendataan dan pemberian pembinaan dilakukan di Kantor Kecamatan Jombang," jelasnya.
Berita Terkait
-
Wanita Ini Punya Trik Cepat Mengobati Migrain, Kayak Apa?
-
Sidang Banding Gugatan kepada Ducati Digelar Sebelum MotoGP Argentina
-
Ilmuwan Temukan Fosil Dinosaurus Seukuran Kelinci di Australia
-
Pelajar SMA Perkosa Emak-emak yang Sedang Tidur di Indekos
-
Jokowi Tak Perlu Cuti Kampanye, BPN Sebut Putusan MK Kemunduran Demokrasi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK