Suara.com - Posko juang Awak Mobil Tangki (AMT) didatangi aparat dari Polda Metro Jaya. Aparat kepolisian yang berjumlah 10 orang tersebut membangunkan buruh yang tengah tertidur sekitar pukul 08.54 WIB.
"Pagi ini, datang aparat Polda Metro Jaya, berjumlah lebih dari 10 orang. Tidak duduk, tidak menyapa baik-baik, langsung masuk ke posko, membangunkan kawan-kawan buruh awak mobil tangki yang sedang tidur," kata Persatuan Buruh dalam keterangannya yang diunggah di Facebook, Selasa (19/3/2019).
Kemudian, sebagaian dari aparat kepolisian tersebut masuk tanpa izin ke Kantor SP AMT di posko AMT. Mereka pun melakukan pemeriksaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) terhadap orang yang ada di sana.
"Setelah pemeriksaan (tanpa kejelasan maksud), 6 orang AMT, Supardi, Darmono, Heru, Dedi, Willy, Teguh Kusworo). Dari infornasi kawan AMT: Willy dan Teguh dijemput dirumah oleh pihak Polda Metro pada pukul 04.00 WIB,' jelasnya.
Kemudian aparat pun membawa pergi mobil kepunyaan Heru. Tak hanya itu, dua orang turut dibawa, mereka adalah Heri Sugiri dan Budi Wardoyo.
"Selain itu, mobil kepunyaan Heru juga dibawa. Tidak lama setelah pergi, aparat kembali, membawa 2 orang lagi: Heri Sugiri dan Budi Wardoyo,"
Hingga saat ini, hak pendampingan hukum belum didapatkan massa Awak Mobil Tangki. LBH Jakarta masih dihalangi untuk memberikan pendampingam hukum.
Berita Terkait
-
Kasus Skimming Kerabat Prabowo, Polisi Periksa 10 Saksi
-
Terbukti Korupsi, 2 Mantan Petinggi Pertamina Divonis 8 Tahun Penjara
-
Pakai Jilbab, Kerabat Prabowo Subianto Ini Gondol Mesin ATM ke Apartemennya
-
Sayat Korban Pakai Cutter, Waspadai Perampok Nyamar Jadi Sopir Taksi Online
-
Kerabat Prabowo Subianto Nyamar Jadi Cewek saat Bobol Mesin ATM
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar