Suara.com - Kementerian Perhubungan menyediakan jasa angkut motor gratis dengan menggunakan kereta api jelang mudik lebaran 2019. Kuota yang disediakan sebanyak 18.096 unit untuk di Pulau Jawa.
Hal tersebut disampaikan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Perkeretaapian Kemenhub, Zulma Efendi. Zulma menyebutkan, kapasitas angkut yang disediakan tahun 2019 sebanyak 9.744 unit untuk arus mudik sedangkan untuk arus balik disediakan sebanyak 8.352 unit.
"Penyelenggaraan motor gratis dengan kereta api sudah dibuka 12 Maret sampai 25 Mei 2019, pendaftaran dibuka kesempatan online dan pendaftaran secara langsung melalui stasiun," ujar Zulma Efendi di Gedung Kementerian Perhubungan, Kamis (21/3/2019).
Jasa angkut gratis motor untuk mudik lebaran ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan. Setidaknya Kementerian Perhubungan menyediakan tiga lintasan untuk mengangkut motor pemudik.
Lintas Utara mengangkut dari Jakarta sampai stasiun Surabaya Pasar Turi. Lintas Selatan satu melalui Stasiun Jakarta Gudang sampai Stasiun Kutoarjo.
Sedangkan ketiga melalui Lintas Selatan dua dari Stasiun Jakarta Gudang sampai Stasiun Surabaya Pasar Turi.
Ia menyebutkan, peserta yang sudah mendaftar saat ini sudah mencapai 70 persen. Sedangkan peserta sudah disetujui untuk mengikuti jasa angkut motor gratis baru 6.191 unit.
"Saat ini posisi pendaftar sudah mencapai 12.433 unit," tambahnya.
Pengangkutan motor peserta pada arus mudik akan dilakukan pada tanggal 27 Mei sampai 2 Juni 2019. Sedangkan untuk arus balik dari tanggal 8-12 Juni 2019.
Baca Juga: Kemenhub Sediakan 100 Truk untuk Angkut 3.500 Motor Pemudik
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan