Suara.com - Pengusaha Erwin Aksa menghadiri acara Aliansi 1.000 Pengusaha Nasional di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019). Dalam acara yang dihadiri Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Erwin sempat menyindir soal dukungan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang condong ke pasangan nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
Terkait dukungan politik itu, Erwin mengumpamakan meski 'kepala' HIPMI masuk barisan pendukung Jokowi, namun 'badan' dan seluruh anggota 'tubuh' lainnya kompak mendukung Prabowo - Sandiaga.
"HIPMI kepalanya saja di sana (Jokowi - Ma'ruf) tapi badannya di sini (Prabowo - Subianto), tangannya otomatis ke nomor dua," kata Erwin seraya mendapatkan tepuk tangan dari seluruh pengusaha yang hadir.
Diketahui, Ketua HIPMI Bahlil Lahadalia menyatakan dukungan politiknya kepada Jokowi - Maruf.
Dalam pidatonya, Erwin menjelaskan bahwa saat ini para pengusaha di Indonesia tidak mendapatkan keuntungan yang berarti. Malah, banyak dari mereka yang kemudian gulung tikar karena kurangnya mendapatkan perhatian dari pemerintah Presiden Jokowi.
"Tidak ada satupun dari teman-teman yang saya tanyakan usahanya baik, usahanya tumbuh. Pasar-pasar di Tanah Abang menurun penjualannya. Mall-mall pada sepi. Toko-toko pada tutup. Itu yang kita rasakan selama 4,5 tahun," ujarnya.
Erwin mengungkapkan bahwa pihaknya merasakan kondisi bangsa sedang tidak memiliki navigator. Karena itu, kondisi bangsa saat ini justru kebingungan untuk membawa Indonesia menjadi lebih baik.
"Kita tidak merasakan kehadiran atau navigator dari bangsa ini yang bisa membawa direksi atau menavigasi kita, kita harus bagaimana," tuturnya.
Erwin yang juga menjadi sahabat baik dari Sandiaga mengaku tidak ingin melihat Sandiaga berjuang sendirian dalam Pilpres 2019. Keduanya telah lama menjadi sahabat karena keterlibatannya dalam HIPMI.
Baca Juga: Rp 22 Triliun Kontrak WIKA, 36 Persen dari Pemerintah, Swasta 33 Persen
Oleh karena itu, Erwin mengungkapkan bahwa 1.000 pengusaha yang mendukung Prabowo - Sandiaga menyatakan akan membantu keduanya menang di Pilpres 2019 mewujudkan Indonesia Adil dan Makmur.
"Harapan dari para pelaku usaha pak Prabowo dan pak Sandiaga, insya allah apa yang kita cita-citakan bisa terkabul mudah-mudahan bisa terlaksanakan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Prabowo Kalah Kalau Pilpres 2019 Hari Ini, Jokowi Unggul 21 Persen
-
WALHI: Isu Lingkungan Hidup Masih Jadi Isu Pinggiran di Debat Pilpres 2019
-
Bukan karena Dukung Jokowi, Nurullita Ditantang Beberkan Bukti Pemecatan
-
Nurullita Dipecat karena Dukung Jokowi, Di-bully Teman Sekantor
-
Respon Lucu Warganet soal Rencana Sandiaga Uno Menghapus UN
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan
-
Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap
-
Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi
-
Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini
-
Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius
-
Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka
-
Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal
-
Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan
-
Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz
-
Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri