Suara.com - Admin jejaring sosial Twitter @tokopediacare diduga me-retweet kicauan yang menyerukan untuk memulangkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi ke kota asalnya, Solo, Jawa Tengah.
Hasil retweet akun resmi layanan customer care Tokopedia tersebut tepergok oleh sejumlah warganet. Meski retweet itu disinyalir sudah dihapus, jejak digitalnya disebarkan oleh warga Twitter.
Dalam jejak digital tersebut, kicauan dari warga Twitter pengguna akun @CakKhum yang menyerukan warganet untuk me-retweet cuitannya untuk melancarkan perjalanan Jokowi ke Solo.
"Kita tes nih yang ingin pulangkan JKW ke Solo. Retweet, kalau tembus 10 ribu retweet Insya Allah lancar perjalanannya ke Solo #17AprilGoodByeJokowi," cuit akun @CakKhum.
Akun @CakKhum juga menyelipkan tautan artikel di sebuah laman media daring (dalam jaringan--RED) dengan judul 'Gerindra: Insyaallah Jokowi akan Kita Pulangkan ke Solo'.
Nah, di bagian atas akun tersebut, terselip notifikasi bahwa akun TokopediaCare telah ikut me-retweet kicauan tersebut.
"TokopediaCare Retweet," demikian tertulis di notifikasi tersebut.
Sejumlah warganet ramai-ramai mempertanyakan maksud dari aksi retweet yang dilakukan oleh admin TokopediaCare sebagai akun layanan pelanggan Tokopedia.
"Balas donk @tokopediacare Apa maksudnya me-retweet ini????? Sejak kapan Toped turun ke politik? Soalnya udah mulai viral beritanya," kicau akun @kalenopi.
"@tokopedia @tokopediacare ditunggu klarifikasinya alasan meretweet ini. Kalau ini kesengajaan dari adminnya, mohon segera ditindak," cuit akun @itaveno1.
TokopediaCare merupakan akun bercentang biru. Disebutkan dalam profil akun tersebut, "Satu-satunya akun resmi layanan Customer Care Tokopedia yang siap membantu Toppers setiap hari."
Berikut klarifikasi dari pihak TOKOPEDIA
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra