Suara.com - Aparat Polres Metro Jakarta Barat meringkus dua kurir narkotika jenis ekstasi dengan modus kemasan makanan ringan. Keduanya adalah YT (34) dan DO (34).
Mereka diringkus di hotel yang berada di Kawasan Taman Sari, Jakarta Barat. Polisi juga menyita ribuan pil ekstasi siap edar yang baru diantar dari Medan, Sumatera Utara.
Sebanyak 3.800 butir ekstasi tersebut merupakan barang yang berasal dari jaringan narkoba Internasional Malaysia - Batam - Medan - Jakarta.
"Kami tangkap di kamar hotel. Ada ribuan pil ekstasi dikemas dalam dua kemasan keripik kentang telur asin,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Hengky Haryadi, Sabtu (23/2/2019).
Kepada polisi, keduanya mengakui telah meloloskan narkoba jenis ekstasi sebanyak 7 kali. Mereka mengelabui pemeriksaan sinar X di bandara dengan cara memasukan ekstasi dalam kemasan makanan ringan yang sudah berisi kacang dan keripik.
Kedua tersangka mengakui mendapatkan barang tersebut dari sosok berinisial G, warga negara Malaysia. Polisi kemudian meringkus G di Bandara Kualanamu, Medan.
"G ini berkolaborasi dengan jaringan narkoba di Lapas Tanjung Gusta dan dikendalikan bandar internasional yang sering berada di Penang, Malaysia," jelasnya.
Kekinian, ketiga tersangka meringkuk di tahanan Mapolres Metro Jakarta Barat guna penyelidikan lebih lanjut. Sejumlah barang bukti seperti ponsel genggam juga diamankan polisi.
"Barang bukti yang kami amankan berupa 2 bungkus kemasan keripik kentang telur asin (BOSS Salted Egg Chips) berisi 1.900 butir ekstasi logo IG warna ungu; 1.600 butir ekstasi logo Kenzo warna oranye, dan 300 butir logo monyet warna pink, 6 unit ponsel berbagai merek,” katanya.
Baca Juga: Bule Dua Sejoli Paksa ke Kawah Gunung Bromo, Adu Mulut dengan Penjaga
Berita Terkait
-
Penyelundupan 20.000 Pil Ekstasi Asal Malaysia Terbongkar di Tanjung Balai
-
Industri Rumahan Pil Ekstasi di Prabumulih Digerebek Polisi
-
Geledah Kapal KM Karibia, BNN Temukan Ekstasi Jenis Baru
-
Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba dalam Kemasan Abon Lele dan Teri Medan
-
Polisi Gerebek Rumah Tempat Produksi Ekstasi di Cibinong
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?