Suara.com - Sebuah rumah yang berada di kawasan Perumahan Sentra Pondok Rajek, RT 01 RW 07, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat digerebek petugas. Rumah terseut diduga dijadikan pembuatan narkoba jenis pil ekstasi.
Dari informasi yang dihimpun, penggerebekan itu terjadi pada Kamis (20/9/2018) malam. Saat itu, warga sekitar mendengar adanya keributan dari dalam rumah tersebut yang ternyata sedang terjadi penggerebekan oleh polisi Polres Jakarta Barat.
Anggota Babinsa Kodim 0621/Kabupaten Bogor bersama Bhabinkamtibmas Polres Bogor kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan menenangkan warga sekitar.
Dari dalam rumah tersebut, petugas mengamankan empat orang, yakni UW (40), SD (40), FI (23) dan R (24). Selain itu, terdapat pula beberapa barang bukti berupa alat mesin pembuat ekstasi, bahan baku pil ekstasi dan 1.000 butir pil ekstasi siap edar.
"Iya betul, semalam ada penggerebekan rumah yang dijadikan pembuatan pil ekstasi hasil pengembangan dari Polres Jakarta Barat," kata Komandan Kodim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Infanteri Harry Eko Sutrisno, saat dikonfirmasi, Jumat (21/9/2018).
Saat ini, keempat orang yang diamankan dari dalam rumah tersebut beserta barang bukti sudah dibawa petugas ke Polres Jakarta Barat untuk diperiksa lebih lanjut. Seputaran rumah itu pun sudah diberi garis polisi agar tidak ada warga yang mendekat ke lokasi.
"Sudah, mereka sudah dibawa ke Jakarta Barat karena kan pengembangan dari sana. Rumahnya juga sudah sepi, diberi garis polisi," kata Harry.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Sama dengan Jokowi, Prabowo: Laksanakan Pemilu dengan Sejuk
Berita Terkait
-
Legislator PKS ke BNN: Jangan Biarkan 'Whip Pink' Makin Gila, Perlu Ditindak Tegas
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
-
Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Digerebek di Fly Over Hingga Kontrakan, Polda Metro Sikat Jaringan Sabu 5,3 Kg di Tangsel
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin