Suara.com - Dua anak baru gede alias ABG pemuja sabu, berinisial Am (17) dan Rn (19) ditangkap unit Reskrim Polsek Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan, seusai melakukan aksi jambret di Talang Gading.
Saat melancarkan aksinya, kedua pelaku terekam closed circuit television (CCTV) masjid yang tak jauh dari lokasi penjambretan. Berbekal dari rekaman itulah, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku.
Mereka diduga nekat melancarkan aksinya karena butuh duit untuk membeli sabu. Kondisi sakau ditambah tidak memiliki uang, membuat Rn berpikir pendek.
Mengajak rekan sebayanya, tersangka Am, ia langsung mengelilingi Kota Palembang untuk mencari mangsa.
Saat melintas di lokasi, keduanya melihat seorang emak-emak yang berjalan kaki. Tanpa banyak alasan, Rn langsung menarik tas korban yang berisi ponsel dan uang Rp 650 ribu.
Setelah beraksi, keduanya langsung menjual harta benda tersebut dan dibelikan sabu. Keduanya lantas berpesta.
Kapolsek Kalidoni Ajun Komisaris Irene menegaskan, kedua tersangka bisa dibekuk setelah memeriksa kamera pengawas di masjid.
"Kebetulan di lokasi kejadian ada CCTV masjid. Setelah kami cek, wajah keduanya terekam jelas, sehingga dilakukan penyelidikan. Pelaku kami tangkap di rumah mereka," kata Irene, Sabtu (23/3/2019).
Salah satu tersangka Rn mengakui, mengonsumsi sabu sejak menjadi pengangguran. Ia dan Am tak lagi bersekolah karena pernah terlibat sejumlah kasus kriminal.
Baca Juga: Ali Ngabalin: Saya Diusir di UINSU Hoaks, Mereka Minta Duit
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi