Suara.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno berjanji mengembangkan sektor kepariwisataan di wilayah Jakarta Utara. Dalam janjinya itu, Sandiaga ingin nantinya ada wisata religi di kawasan tersebut.
Sandiaga mengatakan, banyak warisan leluhur di Jakarta Utara yang potensial untuk dikembangkan. Salah satu destinasi yang dilihat Sandiaga berpotensial ialah, Masjid Keramat Luar Batang atau lebih dikenal dengan nama Masjid Luar Batang.
Masjid berusia ratusan tersebut merupakan salah sagu bangunan sejarah tua di Jakarta.
Selain itu, ada juga Makam Habib Hasan Al Haddad atau lebih dikenal sebagai Makam Mbah Priok. Makam tersebut terletak di kawasan Koja, Jakarta Utara.
"Nah budaya ini ingin kami kembangkan. Ada banyak warisan leluhur di Jakarta Utara. Ada wisata reliji, ada daerah-daerah yang bisa dikembangkan ke depan," kata Sandiaga dalam acara Kampanye Nasional Kebudayaan di Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU), Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (25/3/2019).
Keinginan Sandiaga tersebut tak lepas dari harapannya untuk meningkatkan perekonomian di Jakarta Utara.
Selain itu, Sandiaga juga sempat mengungkapkan kalau kondisi Jakarta Utara di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlihatkan perubahan yang signifikan. Salah satunya ialah pascapemberhentian reklamasi.
"Akulturasi yang selama ini dikhawatirkan karena reklamasi, sekarang kami sudah hadirkan keberpihakan pemerintah, sehingga nelayan bisa merasakan keadilan. Insyaallah nanti juga kemakmuran di Jakarta Utara.“
Baca Juga: Bawaslu Diminta Awasi Penggunaan Fasilitas Negara pada Kampanye Petahana
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku