Suara.com - Kaki Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno dielus-elus oleh emak-emaknya. Kaki Sandiaga dielus-elus saat berpidato. Sandiaga pun mengaku tidak konsentrasi.
Peristiwa tersebut terjadi saat Sandiaga menghadiri acara kampanye rapat umum atau rapat akbar di Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU), Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (25/3/2019).
Di tengah-tengah pidatonya, Sandiaga berpesan kepada emak-emak untuk tidak elus-elus kaki dari Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang akan berpidato setelah dirinya.
"Tapi saya minta nanti pas Pak Zul bicara jangan ditepuk-tepuk kakinya seperti ini jangan dielus-elus. Ini berbahaya karena saya jadi nggak konsen. Kalau pak Zul bicara jangan dielus kakinya kaya gini bahaya," kata Sandiaga.
Kemudian Sandiaga melanjutkan pidatonya. Sandiaga menjelaskan kalau wajah Jakarta Utara kini sudah memperlihatkan adanya perubahan, salah satu yang ia sebutkan ialah penolakan reklamasi.
"Hari ini alhmadulillah kita sudah tunaikan reklamasi sekarang sudah dihentikan dan kita lebih berpihak kepada rakyat di pesisir Jakarta Utara, betul?" ujarnya disambut riuh para pendukungnya.
Lebih lanjut Sandiaga mengungkapkan keinginannya untuk membuat wisata religi dan mengembangkan kepariwisataan lainnya di kawasan Jakarta Utara. Pasalnya, Sandiaga melihat ada sejumlah lokasi yang pas untuk bisa menjadi destinasi wisata religi yakni Masjid Luar Batang dan Makam Mbah Priok.
"Insya Allah di Jakarta Utara situs sejarah kebudayan akan kita kembangkan untuk membangkitkan ekonomi di Jakarta Utara," pungkasnya.
Baca Juga: TIffani Lamar Jadi Istri Kedua Sandiaga, Begini Respons Keren Nur Asia
Berita Terkait
-
TIffani Lamar Jadi Istri Kedua Sandiaga, Begini Respons Keren Nur Asia
-
Terkuak, Ternyata Ini Hubungan Sandiaga Uno dan Ayah Atta Halilintar
-
Gaet Wishnutama, TKN: Kami Tak Punya Nama Ratna dan Amien Rais
-
Minta Tunjuk Jari di Launching MRT, BPN: Jokowi Sadar di Pintu Kekalahan
-
Reaksi Istri Sandiaga Uno Tanggapi Wanita yang Mau Jadi 'Madu' Suaminya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana