Suara.com - Papua menjadi salah satu wilayah yang dikategorikan rawan pemilu. Terkait itu, Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya akan menindak tegas kelompok separatis yang sengaja menghambat Pemilu 2019 di tiga kabupaten wilayah hukumnya.
Tonny menerangkan, ada beberapa orang anggota separatis yang menghembuskan di media sosial terkait boikot pemilu yang akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang. Namun polisi tidak membiarkan informasi itu terus beredar dan membuat masyarakat resah.
"Jika ada yang menghalang-halangi saya akan tindak tegas, saya tidak akan segan-segan. Itu cuma kelompok-kelompok elit separatis yang selalu menghembuskan agar menggagalkan pilpres," kata Tonny seperti diberitakan Antara, Kamis (28/3/2019).
Ia kemudian mengimbau pada masyarakat di Jayawijaya, Nduga dan Yalimo untuk mengabaikan kabar bohong yang dihembuskan oleh kelompok separatis tersebut.
Tonny kemudian mengimbau masyarakat yang mengungsi agar kembali ke kampung masing-masing agar bisa menyalurkan hak politiknya. Ia menegaskan aparat kepolisian akan menjamin keselamatan masyarakat yang memberikan hak suaranya di TPS.
"Masyarakat tidak perlu khawatir, kami menjamin keamanan, tidak perlu mendengar berita-berita bohong dari kelompok itu. Masyarakat jangan sampai golput," katanya.
Tonny memastikan personel polisi dari binmas terus memberikan informasi kepada masyarakat melalui tokoh masyarakat, pemuda agar terus mendukung pelaksanaan pemilu tanpa adanya rasa takut dari kelompok itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional