Suara.com - Sebuah truk menabrak kerumunan orang di Guatemala bagian barat pada Rabu (27/3/2019) malam waktu setempat. 32 orang dilaporkan tewas dalam insiden itu, kata pihak berwenang setempat.
Truk tersebut menyeruduk orang-orang yang berkerumun untuk melihat seseorang yang tertabrak mobil di Cecilio Chacaj, kata seorang juru bicara dinas pemadam kebakaran setempat, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (27/3/2019).
Selain menewaskan 32 korban, kecelakaan itu menyebabkan sembilan korban lain harus menjalani perawatan di rumah sakit dalam kondisi luka parah, kata Menteri Kesehatan Carlos Soto pada radio setempat.
Kecelakaan terjadi di kota Nahuala, di sebelah barat Guatemala City.
"Pada saat ini kami berkoordinasi untuk mendukung sepenuhnya keluarga korban," kata Presiden Jimmy Morales dalam cuitan Twitter. "dengan tulus hati saya menyampaikan belasungkawa."
Kecelakaan tersebut menandai negara dengan angka kecelakaan terburuk dalam beberapa tahun belakangan. Pada 2013, sebuah bus tercebur ke jurang di perdesaan Guatemala, menewaskan 43 orang penumpang dan puluhan lainnya luka-luka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis
-
Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran
-
Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai
-
Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon
-
Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana