Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengungkapkan, ada tiga nama yang disiapkan oleh Prabowo untuk menjadi calon Jaksa Agung jika terpilih di Pilpres 2019. Ketiganya berasal dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Andre mengatakan, ada tiga nama yang diincar Prabowo - Sandi untuk menjadi Jaksa Agung Republik Indonesia. Ketiga nama tersebut berasal dari nama-nama senior di KPK yakni Novel Baswedan, Bambang Widjojanto, dan Busyro Muqoddas.
"Saya kasih bocoran nih, ada wacana mas Novel Baswedan, mas Bambang Widjojanto, dan Busyro Muqoddas yang menjadi Jaksa Agung pak Prabowo," ungkap Andre saat ditemui di Gedung Dewan Pers, Jumat (29/3/2019).
Namun Wasekjen Partai Gerindra itu belum bisa memastikan siapa yang akan dipilih menjadi Jaksa Agung. Ia menyerahkan kewenangan tersebut kepada Prabowo Subianto jika terpilih di Pilpres 2019 pada 17 April mendatang.
"Semuanya berpulang kepada pak Prabowo sebagai presiden (jika terpilih), tapi yang jelas Jaksa Agung Prabowo adalah orang bersih yang punya integritas, tidak mungkin menyapu itu, kita pakai sapu yang kotor," katanya.
Dia menyinggung janji Jokowi pada saat kampanye Pilpres 2014 yang tak ingin mengangkat Jaksa Agung dari orang partai politik tetapi pada saat menjabat mengangkat Muhammad Prasetyo yang merupakan kader Partai NasDem.
"Ternyata kader Partai NasDem yang jadi Jaksa Agung. itulah katanya juga saya (Jokowi) tidak akan mengangkat kader partai politik menjadi menteri bahkan ada juga ketua umum partai," imbuh Andre.
Berita Terkait
-
Soal Sandiwara Lamaran, BPN: Itu Bukan Sebuah Kebohongan, Tapi Kreativitas
-
Puji Pidato Anies Baswedan, Jubir Prabowo-Sandi Sentil 'Over-claim' Jokowi?
-
Jelang Kampanye Terbuka, BPN Prabowo-Sandi Gelar Rapat Malam Ini
-
BPN Minta Video Ceramah Depan Ma'ruf Amin Diduga Kampanye Hitam Diusut
-
Prabowo-Sandi Ditolak di Beberapa Daerah, BPN Anggap Ada Elit yang Takut
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana