Suara.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga telah menghabiskan dana kampanye sebanyak Rp 149,7 miliar. Dana tersebut merupakan akumulasi sejak September 2018 atau sejak Prabowo - Sandiaga resmi ditetapkan sebagai Capres-Cawapres nomor urut 02.
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan, dana yang digunakan untuk keperluan kampanye mencapai Rp 49 miliar. Pengeluaran untuk kegiatan tatap muka juga menjadi yang terbesar sebesar Rp 31,6 miliar.
Pengeluaran dana terbesar lainnya digunakan untuk kegiatan lain seperti membangun jaringan dan teritory sebanyak Rp 18 miliar. Lalu kegiatan sosial kemasyarakatan sejumlah Rp 11 miliar.
Selain itu juga disebutkan penerimaan dana kampanye Prabowo - Sandiaga mencapai Rp 191,5 miliar. Penerimaan terbesar diperoleh dari Sumbangan Suka Rela (SSU) sebanyak 61 persen dari total penerimaan.
Hal tersebut diungkap BPN saat memaparkan data kampanye di media center Prabowo-Sandi pada Jumat (29/3/2019). Terkait pelaporan dana kampanye tersebut, Sandi berterima kasih kepada tim BPN yang telah melaporkan transparansi dana itu.
"Sekalian saya mau berterima kasih kepada temen-teman media dan tim bendahara karena terus melaporkan akuntabilitas transparansi dana kampanye," ujar Sandi di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta Selatan, Jumat (29/3/2019).
Berita Terkait
-
Sosok Merakyat, PUSAD Klaim Jokowi Unggul 56,8 Persen di Jatim
-
Kampanye di Sorong, Sandiaga Uno Dapat Kaleng Isi Duit
-
Target 60 Persen di Kalbar, Jokowi Ajak Masyarakat Pakai Baju Putih ke TPS
-
Bandingkan Kemeja Putih dengan Jas Prabowo, BPN: Jokowi Jangan Bikin Malu!
-
Ini Komentar Jusuf Kalla Setelah Tahu Erwin Aksa Dukung Prabowo - Sandiaga
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
-
Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya
-
Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print
-
Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka
-
PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik
-
PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!
-
Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat
-
DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat
-
Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana