Suara.com - Seorang pria ditemukan tewas di kamar kostnya di Kelurahan Tertek, Tulungagung, Jawa Timur pada, Jumat (29/3/2019). Saat ditemukan, kondisi jasad sudah membusuk.
"Identitas pria tersebut masih kami selidiki, termasuk penyebab dia meninggal," ujar Kasubag Humas Polres Tulungagung AKP Sumaji kepada Suara.com, Jumat petang (29/3).
Menurut Sumaji, di kamar kost pria tersebut polisi menemukan fotocopy KTP atas nama Edi Sutrisno.
Namun saat polisi mendatangi alamat sesuai KTP tersebut, pihak keluarga menyangkal bahwa pria yang meninggal itu adalah Edi.
Menurut keluarga, Edi yang fotocopy identitasnya ada di kamar kost tersebut, saat ini ada di Mojokerto.
Sumaji juga mengatakan, bahwa Tim Inafis telah diterjunkan ke tempat kejadian perkara guna melakukan proses identifikasi terhadap jenazah pria tersebut.
Saat ini, lanjutnya, jasad pria tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Iskak, Tulungagung guna divisum.
Meninggalnya pria tersebut berawal dari kecurigaan penghuni kost yang lain, Sunik Fahdilah, atas bau busuk yang menyengat di lingkungan kost.
Sunik mencoba mencari asal bau busuk itu dan merasakan bau busuk semakin kuat saat mendekati kamar No 9.
Baca Juga: Hasil Perempat Final India Open 2019, 5 Wakil Indonesia Lolos ke Semifinal
Sesampai di depan pintu kamar kost tersebut, Sunik melihat ada darah dari celah bagian bawah pintu kamar.
Dia pun segera memberitahukan temuan ini ke pemilik kost yang selanjutnya melaporkan masalah ini ke Polsek Tulungagung.
Kontributor : Agus H
Berita Terkait
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Viral Remaja 18 Tahun Diperkosa 2 Polisi di Jambi, Impian Jadi Polwan Pupus
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Sebut Kapolri 'Murtad Politik', Sri Raja Kritik Pernyataan Listyo Sigit soal Polri di Bawah Presiden
-
Viral Warga Ngamuk di Polsek Cilandak, Hasil BAP Penganiayaan Berubah Jadi Kasus Narkoba
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?