Suara.com - Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto memberikan pernyataan tertutup debat keempat Pilpres 2019, yang terbilang unik.
Ia tak memberikan kesimpulan mengenai tema perdebatan, yakni soal ideologi, pertahanan, pemerintahan, maupun hubungan internasional.
Prabowo justru memberikan pernyataan penutup debat mengenai suaranya yang keras saat berdebat dengan Jokowi.
Hal itu untuk merespons pernyataan penutup debat Jokowi, yang mengatakan—terlepas dari debat—ia tetap sahabat Prabowo.
”Jadi memang karena ini adalah debat pak, audiens kalau melihat kita terlalu bersahabat, ini kan tidak...” kata Prabowo tak meneruskan kalimatnya.
Prabowo lantas melanjutkan, ”Saya juga bersahabat, kalau kita berbeda, itu tentang kenegaraan. Inilah demokasi, ini debat. Maaf pak kalau suara saya keras, saya ini setengah Banyumas, setengah Minahasa. Bapak kan Solo, halus. Kalau Banyumas kan ’Bataknya Jawa’,” tutur Prabowo.
Ia lantas menyadari pernyataan penutup debatnya aneh dan mengatakan, ”Kok closing statement jadi begini ya hehehehe,” kata Prabowo tertawa.
”Pokoknya percayalah pak, saya juga demikian, saya hormat. Tapi ya tadi, maaf pak, abdi bapak itu... Saya banyak kenal presiden, mulai dari Pak Harto, Habibie, dan saya juga sudah lama jadi orang indonesia, terlalu banyak ABS(asal bapak senang). Tapi saya yakinkan bapak, saya tetap sahabat. Dengan Ibu Mega juga begitu,” tuturnya.
Baca Juga: Prabowo: Kalau Diplomasi Kita Hanya Jadi Nice Guy, Ya Gitu-gitu Saja
Berita Terkait
-
Prabowo: Kalau Diplomasi Kita Hanya Jadi Nice Guy, Ya Gitu-gitu Saja
-
Prabowo ke Jokowi: Bapak Banyak Mendapat Keterangan yang Menyesatkan
-
Jokowi Tanya Mal Pelayanan Publik, Prabowo: Enggak Boleh Ada Korupsi
-
TKN Sebut Jokowi Beri Kejutan Diksi Penuh Makna Lawan Prabowo di Debat
-
Jokowi Bilang 20 Tahun ke Depan Tak Ada Invasi, Prabowo: Aduh, Aduh, Aduh
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!