Suara.com - Rombongan iring-iringan mobil wartawan mengalami kecelakaan di Tol Cikampek arah Jakarta usai mengikuti rangkaian kampanye PDIP.
Dilaporkan terdapat empat mobil operasional media-media nasional mengalami rusak berat. Peristiwa tersebut terjadi pada sekitar pukul 10.00 WIB.
Suara.com yang ikut dengan rombongan iring-iringan selamat dari peristiwa kecelakaan tersebut karena mobil yang digunakannya berbeda dengan iring-iringan.
Berdasarkan informasi yang didapat Suara.com dari rekan-rekan media yang mengalami kecelakaan beruntun, terdapat tiga mobil media televisi nasional yang ringsek.
Tiga media televisi nasional tersebut diantaranya, CNN TV, NET TV, Kompas TV ditambah satu mobil yang disediakan oleh PDIP.
Dikabarkan, kecelakaan tersebut terjadi karena pada saat iring-iringan berlangsung, ada mobil warga yang mencoba masuk ke iring-iringan tersebut. Iring-iringan pun kemudian mengerem mendadak.
Akibat aksi mobil warga itu, Motor Patwal yang mengawal iring-iringan pun memperingatkan mobil warga itu untuk tidak masuk ke iring-iringan.
Akan tetapi, mobil warga itu kembali masuk ke dalam iring-iringan, ketika mengerem mendadak, kecelakaan pun tak dapat dihindari.
Dalam peristiwa ini, tak ada korban jiwa, namun kendaraan yang membawa rombongan wartawan mengalami rusak berat dan alat komunikasi salah satu wartawan hilang terpelanting.
Baca Juga: 85 Ribu Kendaraan Diprediksi Bakal Lintasi Tol Cikampek Saat Mudik Natal
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK