Suara.com - Personel Polsek Pancurbatu meringkus tiga orang pemuda pelaku pengeroyokan dan pemukulan, sehingga mengakibatkan seorang korban tewas bernama Sumadi (54), warga Jalan Pasar III Glugur Rimbun, Dusun II Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chaniago mengatakan, ketiga pemuda itu, yakni AB (27) warga Jalan Aman, Dusun II, Desa Tuntungan II Pancurbatu, DW (22) warga Jalan Nusa Indah, Tuntungan I, Dusun II Pancurbatu, dan RS (17) warga Tuntungan II Dusun II Gang Sekolah SD, Pancurbatu.
Ketiga tersangka pengeroyokan itu, menurut dia, ditangkap di kediaman mereka masing-masing.
"Peristiwa pengeroyokan itu terjadi, ketika korban dan para pelaku sedang menikmati musik di Kafe Menik Jalan Mateorologi, Dusun IV, Desa Tuntungan I, Pancurbatu,Sabtu (30/3) malam. Saat itu kondisi korban dan pelaku sudah dalam keadaan mabuk," ujar Faidir seperti dilansir Antara.
Menurut ia, saat mereka berjoget ternyata terjadi saling senggolan di antara pelaku dan korban, sehingga terjadi keributan serta pemukulan di dalam kafe itu.
"Kemudian, keributan ini berlanjut hingga ke jalan raya di depan kafe, hingga akhirnya korban tergeletak tak berdaya di dalam parit karena dihantam dengan menggunakan balok. Sedangkan pelaku melarikan diri," ungkapnya.
Faidir menjelaskan, setelah kejadian itu, korban dibawa ke klinik di kawasan Sei Glugur. Esoknya (Minggu,31/3) korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bina Kasih Medan, karena belum juga sadarkan diri.
"Tidak berapa lama dirawat di rumah sakit itu, korban akhirnya meninggal dunia," katanya.
Tak terima dengan kematian korban, pihak keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pancurbatu, dan pelaku dapat langsung diamankan.
Baca Juga: Anggota DPRD Sibuk Kampanye, Pembahasan Cawagub DKI Ditunda Usai Pemilu
Berita Terkait
-
Bermula dari Saling Tatap, Eko Tewas Dikeroyok 2 Pria Mabuk di Bekasi
-
6 Debt Collector di Sumbar Diamuk Massa, 1 Tewas
-
Liput Lokasi Perjudian, Wartawan Dikeroyok Pria Cepak Berbadan Tegap
-
Diduga Tiduri Istri orang, Riyan Babak Belur Dikeroyok Sang Suami
-
Gara-Gara Saling Olok, Penjaga Warung Dikeroyok Delapan Pemuda
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi
-
Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang
-
Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak