Suara.com - Warganet kembali dihebohkan oleh foto yang menunjukkan tokoh dunia membuat simbolisasi tanda mendukung salah satu pasangan calon presiden serta calon wakil presiden peserta Pilpres 2019.
Kali ini, foto tokoh dunia yang beredar adalah Presiden Turki, Recep Tayyib Erdogan. Ia disebut membuat simbolisasi tanda mendukung Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.
Klaim yang diperiksa:
Akun Facebook bernama Revy Sukma, mengunggah foto Erdogan tengah berpose mengacungkan jempol dan jari telunjuknya. Pos dua jari itu kekinian diidentikkan sebagai simbol Prabowo – Sandiaga.
Tak hanya itu, sebagai keterangan foto, Revy Sukma menuliskan: Prabowo Sandi Dinanti Dunia!
Hingga artikel ini diunggah, Selasa (2/4/2019), foto dan tulisan yang disertai tandatangan Erdogan tersebut sudah 9.400 kali disebar ulang oleh warganet.
Fakta:
Memakai teknik pencarian di mesin peramban Google berdasarkan gambar, Suara.com mendapatkan sejumlah foto serupa, tapi tak ada yang menampilkan wajah Presiden Erdogan.
Salah satu foto hasil pencarian terkait gaya potret tersebut adalah milik akun Instagram @teukuriefky.
Baca Juga: Sumenep Kembali Diguncang Gempa, Khofifah Lakukan Ini
Namun, pada foto di akun tersebut, orang yang duduk di kursi pesawat serta mengacungkan jempol dan telunjuk itu adalah Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Uno. Pada foto itu, Sandiaga tampak duduk di samping seoang lelaki.
“Bismillah, menuju Banda Aceh (Sabtu, 2 Feb’19),” tulis akun @teukuriefky sebagai keterangan foto.
Foto Sandiaga tersebut sama seperti potret Erdogan yang diklaim mengacungkan simbol dua jari Prabowo – Sandiaga.
Misalnya, kaos berkerah yang dikenakan Erdogan sama dengan pakaian Sandiaga. Sebab, terdapat tulisan “02” di tepi kerahnya.
Gelang yang dipakai di lengan tangan pada foto Erdogan juga identik dengan foto Sandiaga. Tak hanya itu, kursi pesawat dan posisi tubuh Erdogan juga sama dengan potret Sandiaga.
Kesimpulan:
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana