Suara.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin menargetkan perolehan suara sebesar 65 persen di Provinsi Lampung. Angka ini lebih besar dari perolehan suara akhir di Pilpres 2014 lalu.
Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto mengatakan, target tersebut berani dipasang oleh tim sukses karena Jokowi yang merupakan capres petahana telah berjasa terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Lampung.
"Jadi berdasarkan evaluasi target kami adalah 65 persen untuk pak Jokowi - Ma'ruf Amin dan kami percaya dengan pembangun infrastruktur untuk peradaban dan masa depan," kata Hasto saat Kampanye PDIP di Bundaran Gajah, Bandar Lampung, Minggu (7/4/2019).
Menurut dia, target tersebut dipasang setelah melihat beberapa hasil survei yang menunjukan kemenangan paslon 01 itu di wilayah Lampung.
"Kemenangan bagi pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin karena berdasarkan survei elektoral Pak Jokowi - Ma'ruf Amin setelah debat yang terakhir terus meningkat dengan selisih di atas 20 persen," katanya.
Angka 65 persen suara tersebut lebih tinggi sekitar 7 persen dibandingkan dengan perolehan suara pada Pilpres 2014 silam di mana pasangan Jokowi - JK saat itu sukses meraih 53 persen sementara Prabowo Subianto - Hatta Rajasa 46,93 persen di Provinsi Lampung.
Berita Terkait
-
Kampanye di Lampung, PDIP Pamerkan 3 Kartu Sakti Jokowi
-
Sindir Klaim Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Prabowo: Lima Persen Endasmu!
-
Prabowo: Kita Butuh Pekerjaan, Bukan Kartu-kartu
-
Diprediksi Tak Lolos ke DPR, Sekjen Yakin PAN Dapat Suara Lebih Banyak
-
Bingung Nyoblos Caleg yang Mana? Cek Dulu Rekam Jejak Mereka di 5 Situs Ini
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?