Suara.com - Polisi sampai kini belum juga bisa mengungkap mengungkap identitas Jasad wanita misterius di Taman Kota, dekat Jalan Tol Jagorawi, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Namun ada kendala lantaran Sidik jari korban pun belum teregister dalam e-KTP.
"Korban ini mungkin belum (punya) e-KTP, jadi sidik jarinya belum terupdate," kata Kapolsek Makasar Kompol L. Lumban kepada wartawan, Kamis (11/4/2019).
Selain itu, polisi juga belum menerima laporan dari masyarakat yg mengaku sebagai keluarga korban. Hal itulah yang menjadi kendala bagi polisi guna mengungkap jati diri perempuan malang yang sedang hamil tua itu.
"Tapi sampai saat ini belum ada keluarga korban yang mengaku itu keluarganya, ini kami kesulitan," jelasnya.
Oleh karena itu polisi pun telah menyebar brosur dan selebaran terkait ciri-ciri korban. Brosur dan selebaran tersebut disebar di sejumlah wilayah di DKI Jakarta.
"Kami sudah buat di wilayah DKI Jakarta, baik Cibubur, kemudian di Jakarta Pusat, di mal, apartemen, Jatinegara, Kelapa Gading, di angkot angkot, stasiun kereta api juga kami sudah tempelkan," tambahnya.
Sebelumnya, jasad korban kali pertama ditemukan seorang pemuda bernama Irfan Jaya (20). Saksi awalnya turun dari angkutan umum karena hendak menangkap burung lovebird.
Namun sesampainya di taman tersebut, pemuda itu mencium bau busuk dan ternyata bersumber dari jasad perempuan.
Adapun ciri-ciri korban, yakni berusia antara 20 sampai 25 tahun, tinggi 150 sentimeter dan memunyai rambut lurus sebahu, tahi lalat pada bagian bawah telinga sebelah kanan. Selain itu, ada bekas luka bakar pada betis sebelah kanan dan memiliki satu gigi berwarna hitam dan sedang hamil.
Baca Juga: Bayi Dalam Kandungan Jasad Wanita Misterius di Taman Kota Ikut Meninggal
Saat ditemukan sudah terbujur kaku, perempuan itu mengenakan baju warna hijau muda dengan motif garis-garis dan celana legging hitam.
Berita Terkait
-
Bayi Dalam Kandungan Jasad Wanita Misterius di Taman Kota Ikut Meninggal
-
Diduga Dibunuh, Misteri Jasad Wanita Hamil di Taman Kota Belum Terungkap
-
Penemuan Mayat Perempuan Bertato Mengambang di Sungai Gegerkan Warga Lebak
-
Masih Misteri, Polisi Kesulitan Ungkap Identitas Mayat Wanita di Taman Kota
-
Ungkap Misteri Jasad Perempuan di Taman Kota, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji