Suara.com - Ketua Asosiasi Pedagang Valas Indonesia (APVA) Indonesia, Amat Tantoso dibekuk aparat Polresta Barelang menyusul insiden penikaman terhadap warga negara Malaysia bernama Kelvin di Restoran Wey Wey Harbour Bay, Jodoh, Batam, Rabu (10/4/2019) malam.
Kapolresta Barelang, Kombes Hengki memastikan kasus ini dilatarbelakangi masalah utang-piutang dan ada kaitan dengan urusan bisnis. Amat menikam korban dengan sebilah pisau sangkur hingga kritis.
"Penyidik yang tahu berapa jumlahnya (utang). Ini soal utang piutang antara Kelvin dan pelaku yang mau nagih. Korban tidak bayar sehingga pelaku emosi," ujar Hengki kepada batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (11/4/2019) pagi.
Sejak pagi tadi, Amat masih menjalani pemeriksaan intensif ruangan penyidik Polresta Barelang pasca dibekuk dalam kasus ini. Amat Tantoso juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penikaman tersebut.
Sedangkan Kelvin, yang dalam kondisi pisau masih tertancap di sekitar bagian bawah rusuk langsung dilarikan ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Elisabeth Baloi, Batam, malam tadi.
Diketahui, Amat Tantoso merupakan salah satu pengusaha besar di Batam. Usahanya bergerak di bidang valas, properti, perhotelan, dan lainnya. Amat sebelumnya pernah tersangkut kasus penggelapan pajak pada tahun 2006 lalu. Setelah itu ia juga sempat membuat sensasi menenteng senjata api pada 2016.
Berita Terkait
-
Sampingan Jadi DJ, Alasan Agung Saga Pakai Sabu Biar Terus Strong
-
Habis Transaksi, Artis Agung Saga Melipir ke Rest Area buat Isap Sabu
-
Bobol Mesin ATM Pakai Remote Control, Kawanan Ini Libatkan Wanita Cantik
-
Dipicu Posesif, Anggota DPRD Pemekasan Kerap Aniaya Istri Siri di Indekos
-
Salib Nisan Ibunya Ikut Dirusak, Dewi Ragu Pelakunya Tidak Waras
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru