Suara.com - Dua kubu di Pilpres 2019, Kamis (11/4/2019) hari ini sama-sama menggelar kampanye di Sukabumi, Jawa Barat. Sesuai jadwal, Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno menggelar kampanye terbuka di Sukabumi.
Di saat bersamaan, mendadak Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi juga menggelar kampanye di Sukabumi. Sejatinya, jadwal kampanye Jokowi hari ini bukanlah di Sukabumi. Hal ini sebelumnya juga diakui oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja Abdul Kadir Karding.
"Jadwal kampanye terbuka Jokowi hari ini sebenarnya bukan di sini (Sukabumi)," kata Abdul Kadir di Gedung Bazul Ashyab Cikembang, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi yang dikutip dari Antara, Kamis (11/4/2019).
Sementara itu, dilansir dari Sukabumiupdate.com (jaringan Suara.com), Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi direncanakan menggelar kampanye terbuka di Pusbangdai Cikembang, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Ketua TKD Sukabumi, Agus Mulyadi menjelaskan, seluruh persiapan sudah dilakukan untuk menyambut kedatangan Jokowi di Sukabumi.
"Jadi kita TKD Sukabumi sudah beberapa hari ini kerja maraton. Beberapa partai konsolidasi menyambut Pak Jokowi dengan suka cita. Dua hari ini kita kerja lembur. Di lapangan kita persiapkan teman-teman anggota partai koalisi yang akan menerima dan menyambut dengan gembira calon presiden kami," ujar Agus, Selasa (9/4/2019).
"Mudah-mudahan masyarakat bisa berkumpul, mengikuti. Karena kami dengar, masyarakat sudah sangat bergembira merindukan kedatangan calon presiden nomor urut 01. Semoga berjalan lancar. Sampai hari ini persiapan sedang dilakukan. Baik di dalam gedung, maupun di luar, semuanya kita siapkan sematang mungkin," imbuh dia.
Sementara itu, Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno direncanakan berkunjung ke Kota Sukabumi. Panitia penyambutan Sandiaga Uno di Sukabumi, Hendra Bachtiar mengatakan, acara akan dimulai dengan olahraga pagi Senam Dua Jari bersama Sandiaga Uno di Ujung Jalur Lingkar Selatan, Selakaso pada Kamis pagi, sekitar pukul 06.00 WIB.
"Perkiraan massa yang datang minimal 10.000. Semua persiapan sudah matang, kita menyambut Bang Sandi dari partai koalisi bersama para relawan. Di lokasi akan ada Senam Dua Jari, orasi-orasi, juga akan diisi panggung musik religi. Bang Sandi juga akan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren An Nidzom sekitar pukul 10.00 WIB. Bang Sandi ada di Jalur sampai pukul 12.00 WIB," ucap Hendra.
Baca Juga: Kampanye di Sukabumi, Ini Janji Sandiaga di Hadapan Ribuan Massa
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender